Menatap Negeriku

Tanah negeriku mengalir dalam sungai waktu yang melingkar lemah, dalam tanda mata berbagai emosi yang terhanyut bersamanya … aku berada menatapnya. Inilah kehidupan bangsaku, apa adanya.

Iklan

2 pemikiran pada “Menatap Negeriku

  1. Kinasihan Amrta

    walah-waalah… ga disangka ternyata kak Cahya orangnya puitis juga ya. Malah mau nulis novel segala. same as me walaupun Eka udah 4 tahun meninggalkan dunia tulis menulis.. he he.. gini-gini eka juga pernah jadi nominator puisi terbaik lho.. (cuma nominator aza kok bangga.. tapi narcis dikit bole kan??). novelnya eka judulnya LOVE ISN’T. isinya ya tentang kisah cintanya eka..he he..sudut pandang orang pertama. asyik dech, eka bisa nulis all my perception about love juga perkembangan pandanganku sejak pertama kali ada rasa ama orang sampai saat ini. proses pendewasaannya kentara banget dech. baru jadi 52 halaman. alurnya campuran so maju mundur gitu dech. lho? ngapain saya nulis soal ini ya?? ga penting baget sich! maklum lagi stress coz temen yang kutunggu buat tugas udah telat 3 jam ga dateng-dateng. see you!!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.