St. Valentine’s day

Bulan Februari sering dinyatakan sebagai saat-saat paling romantis dalam setahun. Karena sebagian masyarakat dunia mengenal St. Valentine’s sebagai saat untuk berbagi dengan pasangan kasihnya.
Tentu saja, jika kita membicarakan hal ini akan jauh dari berbagai hal-hal yang dalam sejarah membuktikan bahwa tidak semua hal indah akan terjadi di saat-saat seperti ini. Sementara kita akan menyampingkan lembaran hitam kemanusiaan itu untuk direnungkan masing-masing individu.

Mengapa dalam sebuah keadaan, manusia memilih hanya satu hari ini dalam setahun, untuk lebih dari sekadar mengingatkan bahwa, dirinya mesti berbagi cinta kepada yang ia sayangi.
Kenapa, tidak setiap saat orang menjadi terjaga dan membagikan cinta kasih kepada sesama. Bukankah hal ini terdengar lebih baik, sebagaimana yang dilakukan oleh para Saint (orang suci). Sepenjang hidupnya mengabdikan diri untuk cinta dan kemanusiaan.

Yah … itu memang … mungkin … indah untuk diungkapkan. Namun cukup gila jika seseorang ingin selalu bisa membagikan cinta. Manusia memiliki keterbatasan … sedangkan cinta … siapa yang mengenal batasnya. Keterbatasan tiada bisa menyeluruh pada ketiadaterbatasan, kecuali ia membuat cinta menjadi terbatas.
Mungkin itulah kemanusiaan, untuk sesaat bahkan sadetik … saat kita terjaga … saat kita membuka segalanya … saat kita melihat seutuhnya … bahwa cinta itu ada … dan berbagai hal yang bermakna, saat kita menyadari dengan sendirinya (bukan karena cerita, ataupun keyakinan buta) … ada hal-hal indah yang tak terucapkan … yang tak memiliki nama … sesuatu yang tak kita ketahui … namun tidak serasa asing … sesuatu yang … hanyalah seperti itu … tidak lebih dan tidak kurang.

Hanya sedetik diperlukan … telah cukup bagi kemanusiaan untuk mengenal sang cinta … dan hanya sedetik diperlukan … sehingga kita dapat memaknai apa yang akan kita berikan adalah kemanusiaan itu sendiri.

Dan waktu sehari, cukup banyak ada untuk menemukan satu detik ini.

Jika kita berjodoh dengan sang cinta … maka kita … ya … berjodoh.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.