Love or Loved?

Aku baru saja menghabiskan banyak waktu untuk berbincang dengan seorang sahabat lama, percakapan kami dimuali dengan pertanyaan yang kurang lebih berisikan pilihan, seandainya dihadapkan antara memilih bersama orang yang kita cintai atau bersama orang yang mencintai kita, singkat kata, bahasa umumnya adalah memilih dicintai atau mencintai? Tentunya dalam hal ini adalah hubungan antar dua manusia, dan kami tidak sedang berfilosofi mengenai cinta yang universal, kami berbicara mengenai perasaan antar manusia, sesuatu yang mendasar. 

Engkau dapat berkata ini bukanlah hal yang rumit, jika tidak berada langsung dalam situasi ini. Namun ternyata, hal yang sederhana belum tentu akan sederhana untuk seterusnya. Di dalamnya ada sebuah perasaan yang berkecamuk, ada kebimbangan dan ada keraguan, pikiran layaknya permukaan kolam yang tertiup angin, tak bisa tenang dan selalu gelisah. Pilihan seperti ini tidaklah selalu menjadi hal yang menyenangkan, jika kita tak pernah siap akan kejutan kehidupan, maka hingga kapan-pun kita akan selalu merasa kesulitan ketika dihadapkan pada sebuah tantangan.

Dan kebanyakan orang memang tidak menyukai kejutan, terkecuali jika mereka tahu itu akan menjadi kejutan yang menyenangkan, maka itu bukanlah lagi kejutan, karena ia telah menyiapkan dirinya untuk menyambut hal yang menyenangkan itu. Alangkah baiknya jika kita dapat bersama orang yang kita cintai sekaligus mencintai kita, karena itulah dasar sebuah kemanusian. Cinta ada ketika dua hati saling memahami dan bertindak dari kehalusan yang luar biasa akan kepemahaman itu.

Jika cinta hanya ada untuk dirimu sendiri, maka aku tidak dapat melihat itu sebagai cinta yang seutuhnya. Inilah sebuah harmonisasi alam semesta yang luar biasa. Malangnya, ketika seseorang merasa ia telah fall in love with somebody, getaran asing yang mulai ia rasakan, kerinduan dan perasaan suka yang tak dapat terjelaskan, dan terkadang tak beralasan, serta sedikit menjadi sentimentil, dari apa yang ia ketahui, ia pun menyebut itu sebagai cinta, kata sederhana yang dapat ia temukan dalam kamus yang telah ia kumpulkan sepanjang hidupnya. Gambaran akan berbagai suka cita masuk ke dalam dirinya dan menjadikannya luar biasa suka. Namun ia tetap saja manusia dengan semua rasa itu, sudahkah ia memahami cinta secara seutuhnya?

Karena ketika manusia melihat cinta dengan pandangan yang terpecah-pecah, maka keterpecahan itu akan menimbulkan gesekan di sana-sini, dan mungkin dari gesekan ini akan timbul sesuatu rasa yang terbalik dari semuanya. Dan kita telah menyebut ini sebagai suka dukanya cinta. Duka terkadang muncul, ketika orang yang membuatnya fall in love, tampaknya tidak menunjukkan sesuatu yang ia harapkan, yaitu juga mencintainya. Nah, singkat cerita, sang duka pun datang merundung dengan berbagai komplikasinya. Mengapa? Semua itu begitu sederhana, karena manusia seperti kita jarang dapat melihat cinta secara utuh, ia hanya tampak seperti kilauan kepingan yang begitu memikat bagi kita dan tercium aroma yang dapat membahagiakan diri kita, tanpanya kita menjadi kosong dan sedih. Aku tak dapat menjelaskan ini pada kalian semua, karena apa yang kujelaskan tak akan ada manfaatnya, bagaimana kalian dapat memahami panasnya nyala api dariku, kecuali kalian sendiri yang merasakannya.

Namun satu hal bagi mereka yang terundung oleh kemalangan di antara pemilihan yang tak pasti ini, cobalah kenali cinta secara mendalam, bagaimana? Anda akan menemukan cinta dengan memilah dan menyingkirkan apa-apa yang bukan cinta, setelah semua yang bukan cinta tersingkirkan, maka di sanalah ia, sebuah keutuhan yang luar biasa.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

Iklan

Satu pemikiran pada “Love or Loved?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.