Surgery Department

Sudah dua minggu sejak memasuki bagian Bedah, rasanya ada banyak lokomotor yang berjejer meminta diverifikasi dalam kepalaku. Minggu pertama disibukkan dengan berbagai pembekalan, intinya selalu sama kurasa di setiap bagian, perbanyak kuasai materi sesuai kompetensi, perkuat dasar-dasarnya, berlatih keterampilan semaksimal mungkin, dan bersiaplah untuk skenario terburuk. Wah.. wah.., medan tempur sungguhkan, sebentar saja rasanya perhatian teralihkan, tali gantungan dah jatuh melingkari leher ini.

Segala sesuatunya dimulai ratusan menit sebelum matahari terbit menandakan pagi yang baru. Kau harus sudah bersiap untuk hari ini, setiap hari rasanya berada di medan tempur, ini bukan hanya masalah ketahanan fisik, namun juga emosional. Salah satu pilar ilmu bedah yang paling mendasar adalah kemampuan penalaran ruang tiga dimensi yang luar biasa, serta penguasaan cetak birunya dengan sempurna. Namun oleh karena aku memiliki fungsi otak yang terlalu baik dalam hal dumping memori, maka penalaran itu akan runtuh seiring tak pernah sempurnanya cetak biru dalam kepalaku. Harus kuakui, aku mungkin gemar menganalisis, namun sangat parah dalam hal menghafalkan. Karenanya anatomi manusia merupakan salah satu medan terberat yang harus kulewati dengan sangat hati-hati, ini adalah seni dalam pengetahuan lokomotor, semua insinyur dalam bidang biomedis harus menguasainya dengan baik, seluruh koordinasi tubuh adalah sebuah keharmonisan, satu kesalahan maka ia tak lagi harmoni. Mungkin para ahli pengobatan kuno telah menemukannya lewat jalur “Chi” pada meridian-meridian akupunktur, atau melalui seni chiropractic yang tua. Namun kini kedokteran modern membawanya dalam khazanah berbeda dalam ilmu bedah, ini adalah salah ilmu paling tua dalam dunia kedokteran modern. They have said, “We learn from the death to help the life”.

Nah, untuk bedah, beberapa keahlian menjadi lebih cepat dan mudah untuk diaplikasikan. Beberapa bahan yang diperlukan seperti Van de Graff Human Anatomy, The Gale Insiclopedia of Surgery, ATLS, dan berbagai buku ajar kedokteran bedah akan sangat membantu. Keahlian dalam memilih kasus emergency dan elective akan sangat membantu. Namun akan sangat membantu untuk melewati bagian ini, adalah menjaga dan membiarkan diri tetap relaks, karena segala pemborosan energi akan sangat merugikan pada masa ini. Seperti menonton serial Grey’s Anatomy atau E.R.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.