Andalah Si Penderitaan

Ketika tiada pengamat siapakah yang menderita, apakah penderitaan berbeda dari Anda? Andalah si penderitaan, iya kan? Anda tidak terpisah dari rasa sakit – Andalah rasa sakit tersebut. Apa yang terjadi? Tiada pelabelan, tiada pemberian sebuah nama padanya dan semata-mata menyapunya ke pinggir – Anda hanyalah rasa sakit itu, perasaan itu, rasa menderita dan putus asa itu. Ketika Anda adalah itu, apa yang terjadi? Ketika Anda tak menamakannya, ketika tiada ketakutan akannya, apakah si pusat terhubung dengannya? Jika si pusat terhubung dengannya, maka itu takut akannya. Maka ia mestilah bertindak dan melakukan sesuatu padanya. Namun jika pusatnya adalah itu, lalu apa yang Anda lakukan? Tidak ada yang harus dilakukan, adakah demikian? Jika Anda adalah itu dan Anda tidak menerimanya, tidak melabelinya, tidak menyingkirkannya – jika Anda adalah hal itu, apa yang terjadi? Apakah kemudian Anda berkata bahwa Anda menderita? Pastinya, sebuah perubahan mendasar (transformasi fundamental) telah terjadi. Maka di sana tiada lagi “Aku menderita”, karena di sana tiada itu. Kiya hanya hidup dari kata ke kata, dari reaksi ke reaksi.

Book Of Life – 7.12

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.