Petang dan Rembulan

Aku ada dalam sebuah suasana yang tak terkata, menawan hati dalam temaram membuai hingga ke dalam sanubari. Petang ini menampakkan langit nan galang dan gulungan awan yang seputih siannya walau berbalut dalam kelam yang malu-malu.

Pucuk dan batang pepohonan telah menggelap, namun entah mengapa deru ringan bersayupan di dalam hatiku seakan memanggil kembali apa yang ditinggalkan pagi di saat itu. Langit yang kelabu tak hendak berucap, namun kurasa dalam sinar sang separuh bulan ia telah mendendangkan lagu yang serupa dari masa ke masa…, ditemani krik krik jangkrik dan ck ck si cicak, semua kembali dalam naung sang hening.

Aku tersenyum pada gumpalan yang silih berganti berlalu dalam kemanjaan petang, dan kusuarakan apa yang rembulan berikan pada bumi dalam cahaya yang redup namun begitu juga terang malam ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.