Review MOBI on CDMA 1x Network

Sudah hampir satu bulan saya menggunakan layanan internet nirkabel dari penyedia jasa layanan internet (ISP) PT. Mobile-8 Telecom Tbk berupa paket mobi (mobile internet), ikuti tautan tersebut untuk melihat keterangan produk dan penyedia jasa layanan internet lebih jauh.

Seperti yang saya telah tulis melalui migrasi ke mobi dari layanan internet indosatm2, maka kini saatnya saya menulis kembali review-nya. Saya menggunakan:

  • Notebook Acer TravelMate 6293 (Intel Centrino 2, Processor P8600 ~ 2,4GHz, 1066 MHz FSB, 3 MB L2 cache, 2 GB DDR3)
  • Sistem operasi: Windows Vista Buisness SP1 dan OpenSUSE 11.1 Linux.
  • Modem Pantech PX-500 Mobile Broadband Card (include: kartu prabayar mobi).
  • Peramban yang saya gunakan adalah Mozilla Firefox 3.0.10 (Vista dan OpenSUSE) dan Google Chrome 3.0.182.3 (Vista saja).
  • Pengelola email yang saya gunakan adalah Mozilla Thunderbird version 2.0.0.21 (20090302).

Saya menggunakan akses dominan di area KM 5 Jalan Kaliurang, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, Propinsi DI Yogyakarta. Seharusnya terdapat BTS terdekat dengan jarak 3-4 Km di area UGM, dan beberapa kali saya gunakan di sana juga. Kekuatan sinyal antara lemah hingga sedang, dan jika di sekitaran UGM kekuatan sinyal: kuat hingga amat kuat.

Jaringan yang saya gunakan adalah jaringan CDMA 1x, oleh karena jaringan EVDO (baik rev-A atau pun rev-B) belum tersedia di Yogyakarta, demikianlah informasi terakhir saat saya menggunakan layanan ini.

Saya menggunakan Okla NetMetrics yang saya dapatkan dari halaman indosatm2 dan mobile-8 untuk mengetahui kecepatan jaringan yang saya gunakan (Lihat gambar di atas). Berikut adalah rekamannya:

Dari data tersebut (diambil pada pukul 02.25 dini hari) didapatkan nilai-nilai:

  • Ping 606 ms
  • Laju download 117 kbps
  • Laju upload 55 kbps
  • IP tipe dynamic

Oleh karena penggunaan pada jaringan CDMA 1x, maka akan mengambil “jalur” yang sama dengan layanan lain yang disediakan oleh PT. Mobile-8 Telecom Tbk pada pita gelombang yang sama, semisal jaringan Fren. Sehingga secara teori akan diutamakan layanan suara dan sms dibandingkan dengan layanan transfer data atau internet.

Hal ini menimbulkan berapa kondisi yang berubah-ubah terhadap kemampuan jaringan ketika digunakan untuk keperluan akses data. Pada kondisi yang baik, tidak terdapat masalah guna menjelajah internet, membuka internet mail seperti Gmail, jaringan sosial seperti facebook, game online seperti travian, forum online, wikipedia, situs berita, semua dapat terbuka dengan baik dalam beberapa detik.

Pada kondisi sedang, terkadang mengalami kesulitan pada pembukaan internet mail sehingga membuat Gmail harus dibuka pada tampilan klasik, facebook akan memerlukan waktu lebih lama untuk membuka, game online seperti travian tampaknya tidak memiliki malasah demikian hal dengan forum online. Dalam beberapa insidensi yang tidak pasti sebabnya, peramban Google Chrome tampaknya lebih responsif digunakan daripada Mozilla Firefox yang menunjukkan beberapa kali kegagalan membuka sebuah halaman. Jika terjadi penurunan kualitas jaringan ini ditandai dengan kecepatan transfer data yang berbalik, antara bite yang diterima dan dikirim. Ini kadang teratasi dengan melakukan dial-up ulang pada jaringan.

Pada kondisi buruk, dan percayalah tidak seorang pun akan mengharapkan ini, jaringan turun menjadi jaringan lokal, di mana konektivitas ke internat sama sekali tidak dapat dilakukan. Dan ini sering terjadi pada jam-jam sibuk. Dan upaya dial-up ulang tidak akan memperbaiki kondisi.

Untuk pengelolaan email dengan menggunakan email client, tidak terdapat masalah terkecuali dalam keadaan yang buruk tanpa adanya konektivitas ke internet.

Sehingga saya simpulkan untuk penggunaan pada area CDMA 1x, kualitas transfer data tidak stabil dan kemungkinan dipengaruhi oleh perubahan penggunaan layanan berbeda pada pita gelombang yang sama oleh penyedia jasa. Penurunan kualitas sering kali terjadi, sehingga bagi untuk online dalam jangka waktu yang lama akan sering mengalami gangguan dan ketidaknyamanan.

Mengenai layanan teknis yang diberikan oleh pihak mobile-8 saya rasa sangat baik. Beberapa waktu yang lalu saya mengalami jaringan yang down (lumpuh) hampir 2×24 jam. Saya mencoba menghubungi via email ke MOBI support (email disediakan pada piranti lunak modem), namun ternyata email tersebut tidak aktif. Saya pun menghubungi ke call center pada pesawat 888 yang bisa dihubungi dari nomor Fren (juga HEPI dan mobi), saya menyampaikan beberapa keluhan dan keterangan detail kondisi yang ada. Nampaknya pihak mobile-8 mengirimkan tim ke lapangan untuk melakukan survei, kemudian saya dihubungi kembali dan dinyatakan ada gangguan dan sedang diperbaiki, setelah perbaikan saya pun dihubungi kembali dan dengan beberapa langkah saya bisa kembali terhubung ke internet.

Selama hampir sebulan saya menggunakan mobi, walau tidak penuh 24 jam di internet, saya tetap rutin menggunakan internet untuk keperluan surat menyurat, pengelolaan blog, jaringan sosial, mengunjungi halaman-halaman medis seperti emedicine.com, dan lain-lain. Saya rasa saya hanya memerlukan sekitar 1 GB transfer data untuk ini per bulannya jika termasuk pembaharuan berbagai piranti lunak, serta sistem operasi. Sementara saya masih menggunakan akses gratis 1 GB yang diberikan dalam promosi pihak mobi, dan bulan depan saya rencanakan untuk mencoba meneruskan penggunaan pra bayar sebelum mempertimbangkan beralih ke pasca bayar.

Lihat informasi lebih lengkap tentang mobi di http://mobile-8.com/mobi

Peninjauan ini bersifat personal dan bukan profesional tentu dengan segala kekurangannya. Jika ada yang berkenan menambahkan review ini saya perkenankan melalui kolom komentar atau email langsung.

Tag Technorati: {grup-tag}review,mobi,mobile internet,mobile-8,cdma 1x,akses internet,isp,windows vista,opensuse linux,modem pantech px-500,speedtest.
Iklan

15 tanggapan untuk “Review MOBI on CDMA 1x Network

  1. fx-nya dah dimatiin fitur auto update versi browser, plugin/ekstensi, download, feed headlines?? termasuk update di sisi sistem operasi. saya masi make im2 unlimited. jatah 1.5GB ternyata mesti diabisin menjelang akhir bulan biar ngga kebuang. jadi kalo browsing standar, mailing, blogging, beberapa forum, plus disable images, javascripts, flashes..tidak lupa update/upgrade beberapa software, ternyata jatah 1.5GB sudah lebih dari cukup. 🙂  untuk streaming, sebenarnya masi bisa kalo mau nekat online dini hari. 😀

    Suka

  2. Kalau fitur auto update Fx selalu aktif termasuk untuk plug-in dan ekstensinya, memang ada pegaruhnya ya? Saya kira fitur tersebut akan otomatis hibernasi pada sambungan yang lambat… 😦  Lha koq IM2 unlimited hanya 1,5 GB, setahu saya paketnya unlimited berisi jatah high speed 256 kbps sekitar 2,5-2,6 GB sebelum jatuh ke kecepatan 64 kbps… Apa ada jenis paket baru? Jelas, kalau tidak untuk streaming atau super download, sedot sana-sini, kuota 1 GB sebulan sudah cukup, yah 1,5 GB-lah kalau dilebihkan sedikit, terutama buat yang ngelola blog. Tapi anehnya, kalau saya pakai IM2 kenapa jatahnya cepet banget habis ya, padahal kalau pake mobi kayanya pelan banget ngabisin kuota… Saya perhatikan kadang trafik yang muncul di modem ZTE M622 untuk koneksi IM2 seringkali sangat besar, bisa mencapai puluhan MB, padahal rasanya belum menghabiskan beberapa MB… dan ini saya rasakan di mobi (kayanya trafiknya lebih ramah) walau saya tak punya penjelasan untuk kondisi ini… 

    Suka

  3. itu dulu bawaan paket klasik pascabayar, sekarang dikasi 3GB malah bingung gemana ngabisinnya. 🙂  ada yang nyolong bandwidth mungkin..auto update sistem operasi? software? antivirus? fx biasanya kurang akrab dengan kompatibilitas ekstensi/plugin. dulu sempat gmail bermasalah dengan ekstensi firebug. waktu itu ekstensi mesti dinonaktifin. tapi katanya dah diperbaikin. library flash mendingan make yang terbaru.

    Suka

  4. kalo gitu, pake opera aja di linux-nya 🙂 kalo untuk sekadar browsing. fx mungkin memang lebih enak di sisi pengembangan web karena banyaknya pengaya.

    Suka

  5. saya pake IM2 dengan opensuse 11.1 dengan modem Sierra 881u paket unlimited dapet seperti screenshot dibawahRecent blog:=- CAINE 0.5 The Digital Forensics Distro

    Suka

  6. Pengalaman saya sih bukan cuman IM2, pernah juga saya coba pake speedy office baik melalui server router ataupun langsung modem, antara linux dan windows selalu selisih 20 hingga 30 kbps lebih tinggi linux. Baik di ujicoba pada laptop yang sama ataupun di perbandingkan secara langsung berdampingan.Pernah juga saya coba saat seminar di AMIK laptop windows dengan posisi 1 meter dari AP speedy hotspot dengan laptop saya yang cuman dapat dua bar sinyal wifi ternyata saya mendapatkan 100kbps lebih tinggi di bandingan laptop windows yang ternyata milik dari sales speedy :Djadi kalo menurut saya sangat rugi jika kita internetan pake windows, bayaran sama tapi speed lebih rendah :)Recent blog:=- Standarisasi Warnet

    Suka

  7. Saya baca di beberapa artikel IM2 bisa jadi lebih kencang di Linux, aneh juga (ga paham).Akun IM2 saya masih aktif, dan sekarang saya gunakan Modem Huawei E220, bisa langsung dikenali di OpenSUSE pakai KNetwork Manager, hanya saja sering terputus di tengah jalan karena modem-nya sering un-plug tanpa tahu sebabnya apa.Kecepatan download sekitar 250-an kbps dengan upload 50-60 kbps kalau tidak salah ingat saat pengujian dulu. Tergantung trafik juga, ga mesti kenceng, namun dibanding CDMA 1x, jaringan EDGE/UMTS/HSDPA lebih stabil. Tapi kalau sudah dapat jaringan yang sesuai, kalau pas download, jauh lebih kenceng CDMA 1x yang saya coba ini.Recent blog:=- Memperbaiki GRUB OpenSUSE 11.1 Linux

    Suka

  8. Saya belum melakukan perbandingan uji laju internet seperti itu, namun saya merasakan kalau-pun untuk browsing tidak berbeda. Membuka laman web-pun sama cepat/lamanya.Mungkin nanti bisa saya uji kelajuannya.

    Suka

  9. mas mo beli trik internetan gratis pake CDMA 1X ga..kalo mas tertarik hubungi aku ya mas di 08882719922..ntar kalo jadi..langsung ak ajari di rumahnya mas..mas orang jogja kanRecent undefined:=-

    Suka

    1. Citato,

      Maksudnya RTO = Request Time Out ya?

      Saya juga pernah mengalaminya, tapi ga sampai perlu recovery segalanya, cukup redial, koneksinya langsung membaik.

      Apa modemnya Pantech PX-500? Soalnya saya pakai yang versi PCMCIA (yang lawas) dan tetangga saya baru beli yang pakai porta USB, kami tidak pernah mengalami masalah serius, koneksi di tempat saya bagus, kalau untung download bisa sampai 100 kbps, kalau jelek-jelek amat yang 5 kbps pun jadi.

      Coba dikonsulkan dengan pihak mobile-8, kalau saya terus terang tidak mengerti yang seperti ini.

      Saua sungguh sayangkan ada masalah seperti ini, namun saya rasa hampir setiap operator dan modem punya masalah yang sama 😉

      Suka

  10. Ternyata masalahnya ada di modem bro. Saya ganti kabeli USBnya dengan yang konektornya ada power assistant langsung gak pernah bermasalah.Oya udah 3 hari ini Mobi trobel. Speed cuma rata-rata 15 kbps (b kecil).

    Suka

    1. Hmm…, karena modem ya? Saya tidak tahu ada masalah seperti itu.Saya tidak pernah perhatikan trouble pada jaringan, asal bisa dipakai saja. Setelah saya lihat komentar ini baru saya jadi perhatian, iya sih memang agak terbatas sampai 25 kbps, biasanya masih bisa 60-an kbps setelah kuota habis.Pasti karena saya lebih suka ngenet di area Wifi terbuka, jadi jarang merhatiin juga.Makasih sudah diingatkan 🙂

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s