Make Over The Room

Aku memerhatikan belakangan ini semakin banyak debu dan kertas-kertas yang menumpuk di kamarku, seakan-akan menjadi sebuah kantor kecil yang lusuh oleh waktu. Sudah lama sekali rasanya agak enggan membersihkan kamar ini, namun kurasa sudah saatnya untuk menata kembali kamar kos-ku ini.

Hari Minggu kali ini kuberikan waktu luang penuh untuk menata kamarku. Berkas-berkas tua dan beberapa barang-barang sudah tidak begitu kuperlukan lagi, sehingga dapat kusingkirkan. Aku pun mengepak tiga kardus besar buku-buku kedokteran-ku untuk dikirim pulang ke Bali. Di sini sudah tidak cukup tempat lagi.

Photo0266

Lihatlah gambar kamarku yang begitu berantakan ketika kubongkar, memilah antara mana yang masih kuperlukan, dan yang mana sudah dapat kusingkirkan. Tentu saja hal ini tidak mudah, karena aku mesti meneliti per item, kertas ini apa saja isinya, kotak ini kupakai menyimpan apa? Apa yang ini masih akan diperlukan, apa itu masih bisa dimanfaatkan, kira-kira ini bisa dimusnahkan atau tidak. Mempertimbangkan hal-hal yang ringan terkadang bisa menjadi rumit.

Bayangkan karena setelahnya, aku mendapatkan belasan kantong plastik “sampah” yang bisa segera kumusnahkan. Kebanyakan dari mereka adalah berkas-berkas dalam bentuk lembaran kertas. Ha ha, sayangnya kertas-kertas yang tidak kugunakan ini tidak boleh dijual, namun harus dimusnahkan. Beberapa mengandung data-data legal kedokteran yang tidak boleh tersebar-luaskan, meski saat pendidikan data-data itu berperan dalam proses, namun kini harus segera dimusnahkan, jika tidak bisa berakibat tidak baik jika sampai jatuh ke tangan pihak luar.

Selain membereskan barang-barang, yang berarti juga menciutkan isi kamarku. Aku juga menata ulang susunannya, sehingga menjadi “terasa” lebih lapang. Hal yang menyusahkanku adalah banyaknya debu pada karpet yang kugunakan. Padahal tidak mungkin kucuci saat ini, karena tidak akan kering pada waktu. Debu-debu di pojok kamar-pun menjadi tempat yang sulit terjangkau.

Akhirnya kuputuskan untuk meminjam penyedot debu bertenaga besar untuk membantuku, wah… ini lebih cepat daripada menyapu dan mengumpulkan debu. Sekali sedot dengan tenaga maksimal, bahkan uang receh-pun bisa disambar masuk ke dalam kantong debunya.

Untung tetanggaku pada tepa salira karena kegaduhan yang kubuat selama bersih-bersih, bahkan mereka bersedia membantu angkat-angkat sampah, wah enaknya… bahkan sampai membelikan makan segala.

Beberapa hal yang kuperbaiki adalah tempat tidur lipatku yang sudah jebol, jadi kulipat saja dan kutaruh di belakang, serta menggantinya dengan kasur busa biasa untuk langsung di bawah.

Mengatur ulang tata letak Home Theater dengan Suround 5.1 (padahal ga pernah dipakai, walau lumayan buat dengerin instrumental musik klasik dari piringan audio).

Tidak kusangka, ternyata perlu dua belas jam non-stop guna membenahi semua itu, dimulai dari pukul sembilan pagi, hingga pukul sembilan malam. Walau tentunya ada rehat di sela-selanya barang sepuluh hingga lima belas menit, sekarang punggungku terasa agak kaku (ha… ha…, sudah seperti kakek-kakek saja).

Hmmm…, selain itu radio tape mini Simba-ku sudah dipesan sama tetanggaku, nah…, barang-barang bisa agak berkurang.

Photo0267

Walau jadinya tidak lebih baik, dan masih terkesan kumuh, nah…, lumayan lah untuk tempat bernaung dari panas mentari, angin yang menerpa, dan guyuran hujan, serta dinginnya malam.

Mungkin besok kalau ada waktu bisa sedikit ngepel, kurasa belum semua debu terangkat oleh penyedot debu.

Well, home sweet home

Tag Technorati: {grup-tag}Bersih-bersih,tata ruang,kamar kos,hari libur
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.