Panduan Anda Guna Masturbasi

Belakangan ini saya bosan sekali berkunjung ke forum kesehatan Yahoo! Answer for Health. Walau forum di forum itu orang-orang berkomunikasi dengan bahasa Indonesia, tetap saja topiknya itu-itu saja. Masa harus memberi jawaban yang itu-itu saja berkali-kali, padahal pertanyaan serupa sudah menumpuk sebelumnya. Dan mereka sama sekali tidak melihat ke belakang, dengan berbagai sumber dan relevansi yang sudah tersedia sebanyak gunung.

Namun saya memperhatikan suatu hal dari pertanyaan serupa itu – lha, wong forum kesehatan yang saya kadang kunjungi sebagian besar topiknya tentang seksologi, bahkan terkadang nyleneh tidak jelas – dan itu menunjukkan bahwa di era informasi terbuka ketertarikan para penanya yang umumnya dari kaum remaja begitu tinggi.

Saya jadi tidak habis pikir, apakah keterbukaan itu begitu perlu? Namun semua ahli hampir sepakat mengenai pendidikan kesehatan seksual semenjak dini. Dengan cara-cara yang tepat dan santun, saya rasa ini akan memberikan dampak jauh lebih baik pada pemahaman tentang kesehatan seksual itu sendiri.

Mari kita melihat, bagaimana pandangan kesehatan tentang salah satu aktivitas seksual yang mengundang banyak pertanyaan di berbagai tempat dan situasi. Yaitu mengenai masturbasi.

Masturbasi adalah stimulasi diri pada (organ) genital guna mencapai kesenangan dan kenikmatan seksual, biasanya hingga ke poin yang dikenal dengan orgasme (puncak seksualitas). Biasanya dilakukan dengan menyentuh, memijat area penis atau klitoris hingga orgasme dicapai.

Walau ada sedikit referensi yang unik dari wikipedia yang mendefinisikan sebagai berikut:

Masturbation refers to sexual stimulation, especially of one’s own genitals (self masturbation), often to the point of orgasm. The stimulation can be performed manually, by other types of bodily contact (short of sexual intercourse), by use of objects or tools, or by some combination of these methods. Masturbation is a common form of autoeroticism, and the two words are often used as synonyms, although masturbation with a partner (mutual masturbation) is also common. Animal masturbation has been observed in many species, both in the wild and in captivity.

Siapa saja yang melakukan masturbasi?

Hampir semua orang. Masturbasi adalah pola laku (kebiasaan?) yang paling umum, bahkan di antara mereka yang telah memiliki hubungan seksual dengan pasangannya. Pada studi setingkat nasional di Amerika, 95% laki-laki dan 89% perempuan menyatakan mereka telah melakukan masturbasi. Masturbasi adalah tindakan seksual pertama yang dialami kebanyakan laki-laki dan perempuan. Pada anak-anak muda, masturbasi adalah suatu bagian wajar akan eksplorasi pertumbuhan anak pada tubuhnya. Kebanyakan orang masih melanjutkan masturbasi hingga dewasa, dan banyak juga yang tetap melakukannya seumur hidup.

Mengapa Orang Melakukan Masturbasi?

Sebagai tambahan kenikmatan, masturbasi adalah cara yang baik untuk melepaskan tekanan/stres seksual yang dapat menumpuk dari waktu ke waktu, khususnya bagi mereka yang tidak memiliki pasangan atau bagi mereka yang pasangannya tidak bersedia atau tidak dapat melakukan aktivitas seksual. Masturbasi juga merupakan alternatif seksual yang aman bagi orang-orang yang hendak menghindari kehamilan dan bahaya penyakit menular seksual. Juga penting bagi laki-laki yang harus memberikan contoh semen-nya untuk uji kesuburan atau untuk donasi sperma. Ketika ada disfungsi seksual pada seorang dewasa, masturbasi bisa diresepkan oleh seorang terapis seks agar orang dapat mengalami orgasme (sering pada perempuan) atau menunda “kedatangan” (biasanya pada laki-laki).

Apakah Masturbasi Normal?

Dulu pernah dipandang sebagai suatu penyimpangan atau sebuah tanda masalah mental, kini masturbasi dipandang sebagai suatu yang wajar, aktivitas seksual yang menyenangkan, memenuhi kebutuhan, dapat diterima dan aman. Merupakan cara yang baik guna mengalami kesenangan seksual dan dapat dilakukan sepanjang hayat.

Masturbasi hanya dipandang sebagai suatu masalah ketika ia menghambat aktivitas seksual dengan pasangan, dilakukan di muka umum, atau menyebabkan tekanan yang signifikan pada seseorang. Bisa menyebabkan tertekan jika dilakukan secara berlebihan dan/atau mengganggu aktivitas dan kehidupan sehari-hari.

Apakah Masturbasi Berbahaya?

Secara umum, komunitas medis mempertimbangkan masturbasi sebagai ekspresi yang alami dan tidak berbahaya baik bagi laki-laki maupun perempuan. Tidak menyebabkan perlukaan fisik atau membahayakan tubuh, dan bisa dilakukan dalam tingkat sedang sepanjang hidup seseorang sebagai bagian dari pola laku seksual yang wajar (normal). Beberapa budaya dan agama menentang kebiasaan masturbasi atau bahkan menyatakannya sebagai suatu dosa. Hal ini bisa mengarah pada rasa bersalah atau malu akan kelakuannya.

Beberapa ahli menganjurkan masturbasi dapat secara nyata meningkatkan kesehatan seksual dan hubungan seksual. Dengan menjelajahi tubuh anda sendiri melalui masturbasi, Anda dapat menentukan apa kesenangan yang secara erotis sesuai untuk Anda, dan dapat saling berbagi hal ini dengan pasangan. Beberapa pasangan menggunakan masturbasi mutualisme untuk menemukan teknik-teknik untuk hubungan seksual yang lebih memuaskan dan menambah nilai pada keintiman seksual mereka.

Artikel asli di WebMD.

Iklan

2 pemikiran pada “Panduan Anda Guna Masturbasi

    1. Mungkin karena pendidikan seks di negeri kita belum begitu bagus Bli.

      Permasalah yang kadang muncul di masyarakat yang kemudian mesti mendapatkan pertolongan medis adalah ketidaktahuan ABG tentang masturbasi yang aman dan sehat itu seperti apa saja batasannya, sehingga bisa-bisa aktivitas ini menimbulkan trauma baik fisik maupun mental pada mereka.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.