Umpan RSS Dengan Feedburner?

Sindikasi adalah hal yang penting bagi sebuah blog. Karena memudahkan para pembaca mengaksesnya dan memberikan kemungkinan pencuplikan tulisan blog di berbagai media jejaring yang lain. Sebagai ketika saya menulis tentang Impor Blog ke Catatan Facebook, maka disitu perlu suatu sindikasi dalam prosesnya. Kemudian saya menjadi berpikir-pikir bagaimana sebaiknya sindikasi dikelola?

Saya sedari dulu menggunakan Feedbuner untuk mengelola umpan sindikasi, bahkan ketika masih menggunakan layanan blogger.com. Blog bermesin wordpress seperti ini memiliki sindikasinya sendiri, kita bisa menemukannya di http://catatan.legawa.com/feed, namun ketika saya menggunakan Feedburner maka alamat ini pindah ke http://feeds.feedburner.com/CatatanKakiCahya yang tentu saja tampilannya berbeda walau pada prinsipnya sama.

Nah jika prinsipnya sama mengapa mesti mengalihkan umpan sindikasi ke layanan Feedburner?

Pertama saya setuju dengan apa yang ditulis KS Ganesh dalam blognya dengan topik “Why feedburner integration is a must for your blog”:

Because losing count of your readers even at the start could be a big miss. If you yourself don’t know how many, from which part of the world are reading your blog… that could be game changing and for sure not to your advantage.

Ya, saya setuju jika itu mungkin berpengaruh pada sebagian besar narablog. Namun untuk saya sendiri saya tidak yakin bahwa hal itu memang esensial. Seseorang selalu bertanya pada saya, “Are you really need readers?” Yah…, saya hanya suka menulis, ada banyak yang bisa saya tulis walau itu sama sekali tidak bermakna. Kadang menulis bisa membantu saya dalam banyak hal.

Baiklah kembali pada Feedburner, saya rasa saya akan kembali mengutip blog tersebut dan memperlihat apa yang diberikan oleh Feedburner.

1. Complete statistics of your RSS subscribers for you to analyse and optimize your blog and blog posts.

2. Customization of your feeds like modifying post headings, branding etc.,

3. Integration of Google Adsense to monetize from your feeds.

4. Option of subscribing via mails made simple. Helps reach many more readers who opt mails for feed-readers(Google Reader, Netvibes).

5. Provides option of pinging your posts immediately after you publish to various feed-reading services.

6. Free publicizing tools like headline animator, feed counts to popularize your blog.

Secara singkat, Feedburner memberikan lebih banyak pilihan dari pada umpan sindikasi yang sederhana, bahkan termasuk berlangganan lewat surat elektronik. Lalu jika saya sendiri, fitur apa saja yang membuat saya memilih umpan sindikasi dengan Feedburner?

  • Sederhana dan mudah dikelola, hanya memerlukan sebuah akun Google untuk sekian banyak blog.
  • Tereintegrasi dengan sistem analisis yang baik (walau jarang saya gunakan) dan tereintegrasi dengan sistem adsense (pengiklanan) yang bisa membuat penghasilan tambahan bagi pemilik blog (ha ha, kalau yang ini rasanya tidak akan terlalu berguna bagi saya).
  • Opsi menyediakan sistem berlangganan dengan pembaca sindikasi atau pun dengan surat elektronik.
  • Bisa melakukan publikasi ke berbagai sistem yang ada.
  • Jika berpindah blog maka tidak perlu membuat alamat umpan sindikasi baru, tinggal mengganti alamat blog di situs pengelola Feedburner. Jadi pelanggan blog kita akan tetap mendapat sindikasi baru tanpa perlu melakukan aplikasi langganan yang baru.

Bagi mereka yang hendak memanjakan para pembaca setianya, sistem umpan sindikasi adalah hal amat perlu dipertimbangkan untuk dikelola dengan baik. Jadi bagaimana dengan blog Anda?

Iklan

4 Comments

    1. sarif,Kalau demikian, kan yang punya blog bisa langganan tulisannya sendiri bukan? Tidak ada larangan tuh yang seperti itu, jadi yang punya tulisan bisa tahu apakah jasa pengalihan umpan sindikasi seperti feedburner yang sudah digunakannya berfungsi dengan baik 🙂

      Suka

      Balas

    1. Yang RSS Feed asli bawaan wordpress juga sudah cukup. Sebenarnya menurut saya, satu-satunya kelebihan Feedburner dari RSS Feed standar adalah kemampuan mengirim via email.

      Jika orang yang online sepanjang saat atau sepanjang hari. Setidaknya komputernya saja yang online setiap hari. Maka lebih hemat jika update suatu blog dikirim via email, karena biasanya email lebih sering dipantau daripada pembaca feed seperti Google Reader.

      Suka

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.