Bingung Dengan Desain Blog

Saya minta maaf pada semua sahabat dan pengunjung blog yang baru-baru ini mungkin sulit atau membingungkan ketika diakses. Hanya ada beberapa hal baru yang sedang saya kerjakan pada blog ini, karena mungkin hal-hal kurang menyenangkan itu muncul.

Masalah ini muncul sejak beberapa hari yang lalu, ketika saya menerima sebuah email yang berisi informasi sebagai berikut:

Akun dengan nama pengguna ‘legaxxxxx’ (legawa.com), mengalami kekurangan ruang diska. Mohon hilangkan beberapa berkas dari akun ini, atau minta administrator guna meningkatkan kapasitas kuota diska…..

Itu maksudnya ruang tempat hosting yang kusewa sedang mengalami krisis karena penggunaannya yang meningkat. Dua basis data SQL, yaitu dua mesin blog wordpress yang menjalan Catatan Kaki Cahya dan Lhagima of Bhyllabus. Mesin wordpress sendiri akan menghabiskan beberapa megabytes kuota yang ada, belum lagi penggunaan berbagai pengaya (plugin).

Sebenarnya bisa menambah jatah kuota hosting dan mempertahankan blog lama. Namun itu bukan menjadi cara yang hemat kan? Saya memutuskan untuk melakukan beberapa renovasi pada blog saya.

Pertama yang  saya lakukan adalah memindahkan tema Fusion ke Lhagima of Bhillabus. Aku mempertimbangkan ini karena tema ini bisa memangkas banyak plugin yang selama ini saya gunakan, dan saya termasuk cocok dengan tema ini. Itu memecahkan semua masalah pada salah satu blog, karena blog tersebut tidak memiliki terlalu banyak masalah sebab merupakan blog baru yang lahir di mesin wordpress.

Sedangkan Catatan Kaki Cahya adalah blog yang pada mulanya dikelola dengan mesin blogger, sehingga kadang agak susah melakukan sinkronisasi walau wordpress memiliki semua kemampuan sinkronisasi yang mumpuni, hanya saja saya malas harus melakukan itu secara manual – terutama untuk mencari multimedia dan grafik sedemikian hingga pas untuk blog.

Jadi saya menentukan beberapa kriteria untuk tema blog kali ini:

  1. Ringan, sehingga mudah ditampilkan.
  2. Artitistik, sedikit sentuhan seni mungkin bisa membantu kenyamanan pembaca, namun terlalu banyak gambar juga bukan pilihanku.
  3. Latar terang dengan kontras yang ringan. Walau kontras tinggi banyak disukai, entah kenapa saya lebih suka memilih kontras yang ringan.
  4. Mendukung threaded comments. Hal ini untuk memudahkan diskusi antara saya dan pembaca.
  5. Dengan satu atau dua kolom, guna menyederhanakan bentuk saja.
  6. Fixed width, karena membantu saya menyesuaikan bentuk artikel dengan yang dari mesin blogger lama, sedangkan fluid width memberi pengalaman buruk bagi saya, karena ada multimedia yang melesat hingga keluar kolom saat dilakukan perubahan tema.
  7. Jika bisa terdapat customized templates untuk laman blog, seperti template untuk archives, sitemap, dan sebagainya.
  8. Beberapa pengaya terintegrasi seperti YARP, TWITTER, FLICKR karena ini bisa memangkas banyak tempat pengaya di blog kita.
  9. Theme function seperti simple customized header/footer, rss redirection karena saya menggunakan feedburner.
  10. Valid XHTML dan CSS, guna memudahkanku yang tidak memahami saran-saran dari W3C.
  11. Widgets ready, lha bayangkan saya betapa susahnya kalau tidak ada widget, hanya ada satu narablog saya kenal bisa mendesain sendiri dengan baik tanpa widgets.
  12. Free themes, ini sebenarnya bagus untuk kantong saya, apalagi sejak tidak bisa mendesain blog sendiri. Kadang kesusahan jadinya. Walau ada beberapa themes premium yang unik dan menarik seperti WP-SLIDER, sayang saya tidak punya cukup anggaran guna membelinya. Kalau besok ada yang menawarkan bersedia mendesain tema sebagus itu dan melakukan personalisasi pada blog saya, mungkin saya akan mempertimbangkan jasa profesional dalam negeri.

Maka saya berburu di beberapa tempat untuk mencari tema-tema terbaik yang bisa saya temukan di internet (gunakan saya kata kunci best free wordpress themes), setidaknya kita bisa menemukan beberapa. Beberapa tempat yang saya kunjungi adalah:

  • 100 Tema WordPress Menawan untuk 2009 dari Smashing Magazine, salah satu tempat paling populer untuk mengumpulkan tema-tema unik. Di sini ada koleksi yang mungkin salah satunya akan pas untuk selera kita. Mulai dari tipe pribadi, majalah, berita, album hingga yang tampak seperti profesional dan artistik ada di sini.
  • WordPress.Org juga menyediakan berbagai tema yang diperbaharui secara rutin oleh pembuatnya. Di sini banyak tema yang bagus dan ringan, namun kadang kesannya standar, walau banyak yang bagus juga.
  • Woo-Themes adalah satu pengelola tema blog profesional di internet, mereka dibayar untuk menyediakan banyak tema yang indah dan pribadi. Namun beberapa karya mereka juga disediakan secara gratis, dan sangat menarik, tema Bueno mereka sempat saya gunakan pada blog ini. Sayangnya saya agak kurang sehati dengan tema-tema mereka.
  • 26 Tema Artistik untuk WordPress saya temukan Vision Widget. Ingin tema yang sedikit rame dan eye cacthing pembaca, di sini mungkin bisa menemukan tambatan hati. Beberapa temanya seperti MysticGrunge dan Seabreeze saya cukup sarankan.

Namun dari semua itu tampaknya saya memang belum menemukan halaman yang sesuai dengan harapan saya. Jadi tema ini hanya sementara sebelum diganti lagi. Jika nanti menemukan di umpan sindikasi blog ini ada kiriman pendek dengan tulisan:

Ini adalah posting sementara yang tidak dihapus. Hapus ini secara manual.

Itu berarti saya sedang menguji pengeditan tema blog dengan menggunakan Windows Live Writer. Saya tidak terlalu yakin dengan desain blog, ah…, mungkin hanya perlu waktu penyesuaian.

Saya harap setelah ini tidak ada lagi banyak perubahan besar selain desain blog yang akan bertahan lama.

Iklan

6 Comments

  1. Selamat malam Legawa, say salah satunya suka theme yang artistik, sampai sampai saya bolak balik ganti untuk menyesuaikan dengan karakter saya, dan tentu nya idealnya loadingnya seharusnya cepat tetapi punya saya sekarang saja loadingnya lambat terkadang gemas hanya balas koment yang masuk saja sampai berjam-jam. apa solusi yang tepat ? Terima kasih postingan yang bermanfaat, Sukses untuk anda.

    Regards, agnes sekar

    Suka

    Balas

    1. Agnes sekar,

      Itu memang sepertinya memang sudah jadi kodratnya bahwa theme-nya artistik – dibangun dari segudang PSD cantik – akan jadi lebih berat untuk ditampilkan.

      Baik dari sisi server yang menampilkan maupun dari sisi yang membuka website akan ada beban yang lebih.

      Saya biasanya melihat kecepatan pembukaan blog dengan memanfaatkan layanan Web Page Analyzer – ini juga rekomendasi dari seorang teman. Melihat seberapa cepat halaman blog kita dibuka, dan jika ternyata cukup berat dibuka, nanti dia akan menampilkan di bagian bawah sebagai laporannya – apa saya yang membuat halaman itu berat dibuka.

      Saya biasanya mengurangi jumlah gambar yang muncul di halaman blog, jika gambar tidak terlalu esensial ditambahkan, maka saya merasa tidak menambahkannya. Walau kadang ada beberapa sentuhan pribadi yang ingin kita tambahkan tentunya di bog.

      Jika memang berat dibuka, saya menggunakan fitur disable image di peramban Opera saat membuka beberapa blog yang banyak konten multimedianya. Ini akan meringankan kemampuan akses. Blog Mbak Agnes Sekar juga mudah diakses dengan metode ini.

      Atau jika masalah membalas komentar, kan bisa dilakukan dari dashboard wordpress, biasanya jauh lebih ringan dibandingkan harus membuka halaman publikasi di blog.

      Namun jika dashboard wordpress sulit diakses, mungkin memang jaringan internet kita yang lambat. Saya sendiri juga pakai internet lambat – kita mesti bersabar 🙂

      Suka

      Balas

    1. Kalau tidak salah threaded comments sendiri baru didukung wordpress setelah versi 2.8.x ya? Sehingga tema yang keluar sebelum versi 2.8.x itu belum mendukung fitur ini.

      Kadang susah juga beradaptasi dengan cepatnya perubahan fitur di blogsphere. Sepertinya penyedia jasa perancangan tema menyimpan tema terbaik mereka untuk keperluan komersial 🙂

      Suka

      Balas

  2. Mengganti Tema BLoG memang membutuhkan banyak waktu, baik untuk penyesuaian, enak dipandang dan juga pengujian. Saya sendiri memberikan opsi hampir sama, namun belum serumit kriteria yang Bli paparkan. Simple, background putih dan cepat loadingnya. hehehe… agar tidak memberatkan pengunjung yang mampir…
    .-= PanDe Baik´s last blog ..Gak perlu ponsel secanggih Blackberry kalo Cuma buat internetan =-.

    Suka

    Balas

    1. Iya juga, paling tidak perlu banyak konsentrasi. Sayang saya tidak punya program photoshop untuk mengedit berkas .PSD, jika tidak, ada banyak tema sebenarnya bisa diedit dengan menarik.

      Kalau masalah cepat loading juga termasuk kriteria utama, makanya saya tulis paling depan 🙂 Soalnya saya sendiri menggunakan internet putar nomor dengan kecepatan tidak lebih dari 64 kbps, jadi mengerti benar sesangsaranya membuka halaman blog yang super berat.

      Suka

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.