Komplikasi-Komplikasi & Risiko Diabetes

Jika Anda pernah mendengar bagaimana buruknya risiko dan komplikasi diabetes, mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa orang dengan diabetes memiliki risiko tinggi untuk nyeri saraf, penyakit jantung dan kebutaan?

Serangan jantung, stroke, kebutaan, amputasi, gagal ginjal. Ketika para dokter menggambarkan komplikasi-komplikasi diabetes tersebut, bisa jadi terdengar begitu melodrama – seperti suatu skenario terburuk yang dibesar-besarkan. Namun kenyataannya, hal-hal ini bisa saja terjadi ketika gula darah, tekanan darah dan kolesterol darah tidak lagi terkontrol.

Banyak orang tidak sungguh-sungguh berpikir semua itu akan terjadi pada mereka. Bagi kebanyakan orang, kesadaran baru muncul ketika mereka mendapati terjadi komplikasi pada diri mereka…, sebagaimana infeksi yang amat parah pada kaki. Itu seperti kesadaran yang terlambat di saat yang buruk.

Jika Anda memiliki diabetes yang tidak terkontrol, suatu infeksi serius dan mendalam pada kaki atau jari-jari kaki bisa berarti kehilangan jari kaki atau kaki itu sendiri – amputasi – guna menyelamatkan hidup anda. Sungguh!

Bagaimana ini mungkin? Dari waktu ke waktu, gula darah yang tinggi secara perlahan melukai pembuluh-pembuluh darah, saraf-saraf, dan organ-organ tubuh anda. Semakin tinggi kadar gula darah anda – semakin lama kondisi ini menetap – semakin buruk kerusakan yang dihasilkan. Merokok dan konsumsi alkohol membantu meningkatkan tingkat kerusakan yang terjadi hingga beberapa kali.

Kerusakan ini terjadi perlahan dan memerlukan waktu bertahun-tahun – namun ada kemungkinan dimulai ketika kadar gula darah mulai agak meninggi. Anda bisa jadi belum terdiagnosis sebagai penderita diabetes, namun kerusakan-kerusakan itu telah mulai berlangsung.

Kerusakan oleh diabetes tampak berbeda-beda pada masing-masing individu – apakah ia lebih menyerang saraf, mata atau pun ginjal. Genetik mungkin yang mempengaruhi komplikasi-komplikasi mana yang lebih rentan terjadi pada Anda.

Masalahnya adalah, banyak orang menderita diabetes jauh lebih lama dari yang mereka sendiri sadari. Kebanyakan sudah punya diabetes rerata sekitar lima hingga tujuh tahun sebelum mereka terdiagnosa dengan diabetes.

Komplikasi Diabetes: Risiko Yang Anda Hadapi

Sebagaimana pembuluh darah, jaringan saraf dan organ-organ tubuh kian rusak, risiko anda terhadap komplikasi diabetes semakin meningkat. Berikut adalah yang paling serius:

  • Risiko penyakit jantung, serangan jantung, gagal jantung dan stroke menjadi berlipat ganda. Penyakit jantung dan stroke menyebabkan setidaknya 65% kematian akibat diabetes.
  • Komplikasi berat pada mata (retinopati diabetik) berhubungan dengan masalah pembuluh darah pada mata. Diabetes adalah penyebab nomor satu kebutaan yang bisa dicegah; katarak dan glaukoma juga menjadi hal yang umum.
  • Berkurangnya aliran darah menuju sel-sel saraf dan kadar gula darah yang tinggi menyebabkan nyeri saraf, sensasi terbakar, dan rasa bebal / neuropati perifer (baca kembali: Nyeri Saraf Diabetik).
  • Infeksi serius pada kaki, bahkan hingga ganggren dan amputasi, disebabkan oleh sirkulasi darah yang buruk, kekurangan oksigen dan nutrisi ke jaringan, serta kerusakan saraf.
  • Kerusakan ginjal (nefropati diabetik) adalah risiko umum seorang penderita diabetes.

Komplikasi-komplikasi diabetes memanglah serius – namun mereka tidaklah tak terhindarkan. Menjaga kadar gula darah dalam kontrol adalah faktor tunggal paling penting guna mencegah semua itu. Namun orang-orang tampaknya memiliki saat-saat yang sulit untuk memahami betapa pentingnya itu.

Mencegah Komplikasi Diabetes dengan Pengobatan

Menjaga kontrol gula darah tidaklah selalu sulit. Kadang semua yang Anda perlukan hanyalah perubahan gaya hidup – makan sehat, olah raga teratur serta mengurangi berat badan – guna mendapatkan rentang yang aman (baca kembali: 5 Cara Sederhana Hidup Sehat dan Berat Badan Ideal). Jika Anda seorang perokok, tidak ada kata lain lagi – Anda harus berhenti merokok.

Juga, mencari banyak cara/alternatif guna mengurangi stres dalam hidup anda membantu mengontrol gula darah, sebagaimana halnya juga terapi untuk depresi. Baik stres maupun depresi meningkatkan kadar kortisol, suatu hormon yang mempengaruhi gula darah. Kortisol memperburuk kondisi diabetes. Menurut ahli ada beberapa penelitian merawat depresi bisa membantu mengontrol gula darah.

Bagi beberapa orang, minum hanya satu obat diabetes sudah sangat membantu. Namun kini ada banyak obat baru. Setiap hendak memulai terapi, selayaknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda. Jika Anda memerlukan insulin, injeksi bukanlah pilihan yang buruk. Anda tidak perlu menyedot obat dari botol (vial) obat dengan jarum suntik. Insulin bisa disuntikkan dari alat khusus yang berbentuk seperti pena. Insulin yang berbentuk semprotan (spray) mulut dan tempel/koyo sedang dikembangkan melalui berbagai penelitian.

Lebih Sedikit Komplikasi Diabetes = Lebih Sedikit Rasa Sakit

Dengan menurunkan kadar gula darah yang tinggi, Anda melambatkan proses kerusakan pada sistem saraf dan pembuluh darah tubuh. Anda bahkan dapat menghentikan kerusakan sama sekali. Manfaat-manfaat yang diperoleh bisa terlihat dalam berbagai cara.

Anda bisa mengurangi rasa sakit atau kesemutan yang Anda rasakan di tangan dan kaki. Ketika Anda mencegah lebih banyak kerusakan pada saraf, Anda mencegah nyeri dari perburukannya. Kita tidak memiliki obat untuk memperbaiki saraf yang rusak. Sehingga sebagian besar yang dapat dikerjakan adalah melindungi apa yang masih tersisa.

Penyakit gusi dan kehilangan gigi bisa dihadang ketika kadar gula darah terkontrol. Nyatanya, ketika Anda mampu mengontrol penyakit gusi, maka Anda membantu mengontrol kadar gula. Infeksi pada gusi menambah peradangan di dalam tubuh yang membuat mengontrol diabetes semakin sulit. Jika Anda memiliki masalah gigi dan gusi, jangan ragu mengunjungi dokter gigi untuk konsultasi lebih lanjut.

Gula darah bukanlah satu-satunya isu, para ahli diabetes setuju akan hal ini. Jika terdapat permasalahan lain tekanan darah dan kolesterol, mereka perlu segera ditangani dengan pengobatan yang tepat. Kedua kondisi ini mempengaruhi kesehatan pada pembuluh darah baik yang besar maupun yang kecil, dan sangat mempercepat kerusakan yang dibuat oleh diabetes.

Anda perlu melakukan berbagai cara yang tepat dan sehat untuk mengelola hidup dengan diabetes, sehingga dapat menghindari skenario yang terburuk, mengurangi risiko serangan jantung, stroke, dan kerusakan pembuluh darah yang mengarah pada kebutaan, amputasi dan kerusakan ginjal. Namun Anda harus memulainya sedini mungkin.

Disadur dari: Diabetes Complications: What;s your risk?

Quote of the day:
The trouble with America is that there are far too many wide-open spaces surrounded by teeth. – Charles Luckman

Iklan

2 pemikiran pada “Komplikasi-Komplikasi & Risiko Diabetes

  1. fps

    hahay..akhirnya aku menemukan blog mengenai diabetes..
    gw juga sdg mengkampanyekan penyakit ini sbg penyakit yg hrs kita sadari / lbeih mawas diri akan kehadirannya, tp justru itulah krn efeknya yg tdk scr lsg terbukti membuat org biasa saja menanggapinya.. nanti kalo campaign ini jadi berjalan baik, maka gw akan sgt membutuhkan byk blog spt ini untuk meng-edukasi perlahan-lahan mengenai diabetes..
    .-= fps´s last blog ..NinJa Ass..AssIn =-.

    Suka

    1. Mbak Fitria,

      Problemanya, bahkan di dunia medis sekalipun, penyakit ini sebagian besar berhasil dideteksi pada seseorang karena:

      1. Tidak sengaja ketahuan saat general checkup
      2. Dampaknya sudah parah, baru ada niat memeriksakan diri.

      Kalau ada yang bisa mengampanyekan hal-hal ini pada masyarakat akan sangat bagus sekali.

      Kecuali yang memang kongenital, maka sebagian besar diabetes terjadi akibat faktor pola hidup yang buruk.

      Hayoo…, yang rajin nonton di Bioskop, tahu ga kalau popcorn itu salah satu camilan yang paling cepat meningkatkan gula darah?
      .-= Cahya´s last blog ..Ponsel di Pinggang dapat Melemahkan Tulang? =-.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.