Oh no … My Teeth … May Not Extra Wisdom Teeth

Aku baru menyadari beberapa hari ini, rasanya ada yang aneh di deretan gigi bagian rahang bawah sebelah kanan. Rasanya ada sesuatu yang tidak nyaman.  Aku berusaha mencari tahu dengan cara-cara manual (ya maklum, bukan dokter gigi sih).  Aku ingin tahu ada apa dengan perasaan ini, namun tidak kutemukan apa pun pada awalnya. Di kamarku tidak ada cermin, jadi hampir tidak bisa bercermin untuk melihat ada apa. Aku berpikir, mungkin hanya perasaanku saja.

Sampai akhirnya sehari yang lalu aku benar-benar penasaran. Aku memanfaatkan cermin besar di dekat kamar mandi – menunggu sampai siang hingga cahaya matahari cukup masuk dan menembus genting kaca yang ada di atas koridor. Aku membuka mulutku lebar-lebar, dan “arghhh…” seperti saat diminta seorang dokter untuk membuka mulut. Memang agak sulit jika harus melakukan inspeksi pada diri sendiri.

Kemudian setelah beberapa menit aku perhatikan ke arah poin yang tidak nyaman itu, aku mulai melihat adanya kejanggalan, kurasa ada yang aneh dengan mahkota molar terakhir yang ada di mandibula dekstra. Molar ketiga di bagian lebih belakang justru pinggir mahkotanya licin. Setelah kuperhatikan dengan lebih seksama, oh tidak, itu bukan molar ketiga – wajahku mulai pucat dengan sendirinya.

Itu sebuah gigi, setelah molar ketiga – karena posisinya tertidur (mahkota horizontal menghadap ke molar ketiga), jadi hampir terlihat menyatu (merupakan satu gigi) dengan molar ketiga jika dilihat sepintas dari depan (tentu saja dengan becermin sendiri).

Aku berkata pada diriku sendiri – “celakah dah aku…” – sambil bingung sendiri.

Sembari duduk di Cafe Internet Genesis dengan Bli Dani Iswara, aku menjelajah internet guna mencari solusi dengan apa yang disebut sebagai Extra Wisdom Teeth ini, atau si molar keempat (karena seharusnya dia tidak ada di sana). Solusi cabut…, he he, tapi mengerikan juga, saya jadi ingat tulisan Bli Made Wira “Tersugesti oleh Dokter Gigi”, namun rasanya rasa lebih mengerikan, karena kasusnya berbeda.

Aku jujur masih berharap jika ini bukanlah Extra Wisdom Teeth (hiks…, kurasa aku sudah cukup bijaksana, he he), jika tidak aku harus bersiap untuk operasi yang tidak kecil, dengan konsekuensi yang tidak ringan. Yah, tapi yang namanya kondisi tidak bisa dihindari – hadapi saja 🙂

Besok harus bersiap menemui dokter gigi, kemudian siapkan asuransi, hmm…, semoga ter-cover.

Iklan

4 pemikiran pada “Oh no … My Teeth … May Not Extra Wisdom Teeth

    1. Oh, maksudnya geraham ke-3 kan tumbuhnya di usia dewasa – ketika orang selayaknya belajar jadi bijaksana, makanya disebut Wisdom Teeth, pada beberapa kasus muncul tambahannya, geraham ke-4, disebut extra wisdom teeth

      He he, sepertinya begitu deh, istilah para dokter gigi di negeri seberang 🙂 – CMIIW.

      Tapi sepertinya cuma geraham ke-3 yang impkasi deh ini.
      .-= Cahya´s last blog ..Singing Your Heart’s Song =-.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.