Bersih-Bersih Kamar

Aku kadang alergi dengan yang disebut bersih-bersih kamar, tapi entah kenapa aku lumayan suka bersihin kamar – akhirnya karena karakterku yang bertentangan ini, sekali bersih-bersih kamar harus benar-benar membongkar semua kamar, mesti bersih-bersihnya cuma beberapa bulan sekali. Kadang aku membiarkan beberapa sarang laba-laba tetap ada di langit-langit kamar – walau hanya beberapa – mereka bisa membantu menangkap nyamuk dan serangga terbang lain sama baiknya dengan beberapa ekor cicak yang ada di kamarku.

Yah, mau gimana lagi, pokoknya mesti bersih-bersih, kalau tidak bakal kena alergi debu deh. Hmm…, coba kulihat jadwal berikutnya…

  1. Cuci matras.
  2. Angkat paping karet.
  3. Jemur karpet.
  4. Ngepel lantai dan mindahin meja…

Yup…, sepertinya setelah 5 jam pasti akan selesai, ha ha…, kerja-kerja… 🙂 – nah biasanya orang bersih-bersih sebelum tahun baru, ini malah setelah tahun baru, capek deh… 😀

Setelah ini bisa menikmati secangkir teh hangat… ayo… semangat!

  This blog post has been Digiproved © 2010 Cahya Legawa

Iklan

12 pemikiran pada “Bersih-Bersih Kamar

  1. dani

    ternyata itu memang ritual anak kos kalo mau ada visite calon nyonya.:D bahkan saya liat ada calon nyonyanya yang malah bersih-bersih.
    .-= dani´s last blog ..Rolling Release Distro Linux =-.

    Suka

    1. Waduh, jangan-jangan itu yang kemarin bareng kita ya… 🙂

      Enggak juga koq Bli, biasanya saya tidur di bawah, tapi kemarin kasur saya pinjamkan sama ibu Kos karena ada banyak sanak keluarga yang nginap di rumah saat tahun baru. Akhirnya saya tidur di lantai cuma dengan karpet.

      Satu hari kemudian jadi tidak tahan, dingin banget, jadi saya benahi kamar sekaligus biar bisa menempatkan ranjang lipat yang memang saya punya – walau sudah lama “digudangkan” 🙂

      Nah, sekarang bisa tidur dengan nyenyak.

      Suka

  2. luhde

    kalo bersih2, jagonya anton. mau pinjem anton? boleh banget. gratis, cuman perlu bayarin tiketnya aja untuk 2 orang. hehehe
    .-= luhde´s last blog ..Bangganya Menteri kita Punya Saloon =-.

    Suka

    1. Apa Bapak Anton Muhajir beralih profesi menjadi bapak rumah tangga? Boleh tuh dimasukin salah satu jepretannya di rumah tulisan 🙂

      Hmm…, kalau tambah tiket sih sama saja tidak gratis Mbak, he he 😀

      Suka

    1. Sebenarnya setelah beres-beres capeknya bukan main, hasilnya cuma bisa tersenyum sebentar kemudian langsung tepar beberapa jam 😀

      Tapi refreshing juga hal yang menarik, karena setelah bangun ga lagi mabuk laut di atas kapal pecah.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.