Kembali Ke Gaya Lama

Beberapa hal mungkin perlu saya pertimbangkan kembali dalam mengelola blog ini. Hal-hal yang dikembali ke masa lalu dan yah… sedikit mencuatkan kembali kenangan masa lalu. Blog ini sedikit dirampingkan kembali, terutama dari struktur pengaya yang digunakan setelah mengalami beban berlebih pada sistem server. Saya masih menguji kecepatan pembukaan halaman web yang masih di atas 5 detik, dan ini tidaklah bagus.

Mungkin juga karena beban banyaknya berkas gambar yang dibuka pada satu halaman menyebabkan hal ini terjadi. Beberapa perubahan selain perampingan blog, adalah pengurangan sistem beban penarikan dari situs luar. Sebagai contoh dengan perbaikan sistem feedburner setelah memindahkan lokasi server, kini pengumpan sindikasi tunggal dapat diterapkan kembali.

Bersenandung kembali dengan menggunakan reCAPTCHA di blog ini. Hanya saja saya harus mohon maaf, karena arsitektur Carrington yang digunakan pada tampilan mobile blog tidak mendukung reCAPTCHA dengan baik, jadi untuk berkomentar dari perangkat telepon seluler atau sejenis mungkin akan mengalami kendala, namun tetap pembacaan pada perangkat ini seharusnya tidak bermasalah. Seperti saya lebih suka mencegah spam datang daripada harus menggunakan pengaya untuk menghapusnya ketika mereka sudah hinggap.

Tapi walau dengan beberapa penyederhanaan, mungkin karena ini bukan musimnya menulis jadi saya juga sedikit malas menulis. Mungkin walau rutin, tapi tulisannya tulisan sekadar corat-coret saja tanpa ada yang terlalu bermakna.

Iklan

31 pemikiran pada “Kembali Ke Gaya Lama

  1. iskandaria

    Hmm, recaptcha-nya lumayan panjang juga yach 🙂

    Tapi kalo emang dinilai efektif menghadang SPAM, saya rasa it’s oke-oke aja.

    Saya pribadi lebih senang dengan model matematika…hehehe

    Suka

    1. Iskandaria,

      reCAPTCHA terdiri dari dua kata, jadi memang agak panjang. Kalau sulit dibaca kan bisa didengarkan bunyinya 🙂

      Matematika memang unik, salah satu yang paling ramah. Tapi sepertinya pengayanya tidak update ya? Takut ada celah keamaanannya.

      Suka

  2. Agung Pushandaka

    Saya ndak terlalu merasakan kalau blog ini lama terbukanya. Kalau cuma masih dalam hitungan detik, buat saya itu sudah cepat. 🙂

    Suka

  3. ganda

    lapor bang 😀 anti spam nya sudah saya buat, tapi belum saya testing. besok akan saya coba running dulu. mengingat anti-spam ini pakai tokenizer, mudah2an sedikit ampuh melawan spammer. n gak perlu repot2 isi captcha.

    Suka

    1. Mas Ganda,

      Gimana dengan penggunaan resource server, memberatkan tidak jika ada ratusan spam perminggunya?

      Takutnya nanti kena suspend lagi. Saya memilih CAPTCHA karena “mencegah” spam masuk. Sedangkan kalau seperti akismet kan memasukkan spam kemudian menghajarnya, jadi lumayan juga CPU load kalau ada banyak spam.

      Pokoknya sekarang yang ramah di server saja dulu 😉

      Suka

  4. - H -

    tampilan captcha seperti ini sering merepotkan karena kadang hurufnya gak keliatan.

    aku pernah kunjungin ke satu blog, captcha dia berupa tulisan2 konyol yang sudah dia modifikasi. cuma satu kata saja.

    coba deh kamu mas cari bentuk seperti itu. eheh..

    Suka

    1. H,

      Lha, fungsinya CAPTCHA kan memang bikin repot :p

      Memang sejak dihilangkan 1 – 2 bulan yang lalu, sudah ada rencana pengembalian sistem CAPTCHA di kolom komentar pada pertengahan Februari.

      Kemarin saya menguji beberapa plugin antispam, dan hasilnya lumayan bagus tanpa CAPTCHA.

      Tapi entah kenapa blog saya selalu jadi target spam. Sehingga mungkin salah satu alasan kepanikan server dan men-suspend blog saya karena plugin ini terlalu bekerja keras bersama plugin lain, sehingga menghabiskan resource CPU.

      Iya memang ada CAPTCHA yang lebih sederhana, namanya siCAPTCHA (kalau yang saya pakai reCAPTCHA).

      Bedanya siCAPTCHA tidak berdasarkan suatu bentuk kata, sedangkan reCAPTCHA berdasarkan bentuk kata. Jadi yang pertama benar-benar menebak, sedangkan yang kedua membaca. Saya memilih CAPTCHA yang membaca daripada yang menebak, sekalian belajar bahasa Inggris 😀

      Suka

    1. Wigati,

      Terima kasih sudah dimaafkan. Nge-blog juga perlu mood, yang belakangan ini mungkin sedang lagi surut.

      Paling nanti saya jalan-jalan saja ke blog tetangga 🙂

      Suka

  5. Kembali kegaya lama bukan berarti jadulkan mas Cahya ?, kalau dirumah saya akui blog ini cukup lama terbuka, tapi dengan koneksi satelite yang dipakai kantor bukaannya homepagenya cukup cepat kok.

    Suka

    1. Pak Aldy,

      Kadang yang zaman dulu mempunyai nilai jual tersendiri 😉

      Ya, ini masih agak lambat terbuka karena masih banyak script yang memberatkan, tapi bingung bagaimana cara menyusutkannya.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.