Internet Sehat dan Aman untuk Anak

Di zaman saya kecil dulu mungkin internet bukan hal yang lazim menjadi mainan anak-anak, karena layang-layang, gundu, lompat tali, petak umpet atau permainan tradisional lainnya. Tapi sekarang saat era informasi semakin gencar, internet merambah ke mana-mana. Bahkan kini internet (walau sudah sejak lama) memasuki dunia anak-anak dan keluarga juga di negeri ini.

Jika di rumah ada komputer dengan akses internet, maka anak-anak dengan mudah bisa mengetik beberapa kata yang dia tahu di mesin telusur seperti Google misalnya dan mulai menjelajahi dunia maya. Internet bisa jadi merupakan taman bermain yang menyenangkan bagi anak-anak dan remaja. Namun seperti kita semua ketahui, bahwa internet tidak selalu berisi hal-hal yang bersifat edukatif yang positif, kadang-kadang ada banyak hal-hal yang “tidak baik” untuk anak dan remaja kita. Ada konten-konten internet yang berbau pronografi, kekerasan, sara dan lain sebagainya.

Bahkan internet juga bisa menjadi sebuah tempat di mana penipuan bisa jadi terjadi. Kita pun sempat mendengar berita di mana anak-anak atau remaja menghilang dari rumah orang tuanya “diduga” pergi (kabur?) bersama orang yang dikenalnya di internet, baik lewat facebook atau pun media komunikasi lainnya di internet. Sehingga ada yang mengganggap internet sebuah momok yang mengerikan, kadang dipertanyakan, dapatkah kita menyediakan internet yang sehat bagi anak-anak dan keluarga?

Inilah mungkin pertanyaan banyak orang terutama para orang tua. Bagaimana bisa menjaga anak selama berselancar di dunia maya. Jika mengasumsikan secara sederhana bahwa internet adalah taman bermainnya anak-anak, maka orang tua atau siapa pun yang menjadi pengawas selayaknya juga mengenal seluk beluk tempat bermain si anak, kira-kira wilayah mana yang aman untuk si anak, dan wilayah mana yang mungkin menimbulkan bahaya bagi si anak. Ini berarti orang tua atau pengawas si anak mesti setidaknya memahami internet secara mendasar termasuk dalam ranah aplikatif-nya.

Jangan lupa, orang tua atau pengawas harus sempat meluangkan waktu untuk menemani si anak saat berselancar di dunia maya. Rasa ingin tahu anak-anak kadang begitu luar biasa untuk dapat dibendung, jadi mendampinginya saat menjelajahi dunia maya adalah cara yang bijak untuk mendidik anak seputar internet dan membekali mereka langsung bagaimana menggunakan internet secara baik dan benar maupun tepat guna, walau sekadar untuk hiburan baginya. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan saat terlibat dalam aktivitas internet anak-anak:

  • Tahu sedikit banyaknya seluk beluk komputer/internet, dan mengerti bagaimana cara memblok konten internet yang tidak tepat untuk anak;
  • Tempatkan komputer di area keluarga/umum dan hindari menaruh komputer di ruang pribadi si anak, dan posisikan agar monitor komputer dapat diawasi dari berbagai sudut ruangan, ini memudahkan Anda mengawasi kegiatan daring (online) si anak;
  • Buatlah sebuah akun surel (email) untuk si anak yang dibagi dengan orang tua, sehingga orang tua bisa mengawasi surat-surat yang masuk untuk anak (ingat, kadang-kadang kita bisa menemukan surat-surat penipuan di internet);
  • Berikan bookmarks/favorited situs-situs yang suka dikunjungi anak di internet untuk memudahkan akses;
  • Larang anak memasuki jalur chat (obrolan) pribadi; blok aktivitas yang tidak diinginkan dengan peralatan/peranti lunak yang disediakan oleh ISP anda, atau dengan peranti lunak khusus (parental kontrol, perisaianak®, safesurf, DNS Nawala dsb), jangan lupa bahwa perkenalan di ruang chat juga bisa membuka alamat surel anak anda;
  • Monitor tagihan telepon atau tagihan kartu kredit dari daftar tagihan yang tidak diketahui;
  • Temukan apa saja – jika ada – perlindungan daring yang diberikan oleh sekolah, pendidikan di luar sekolah, bahkan rumah teman-temannya, atau di mana pun anak-anak dapat menggunakan komputer tanpa Anda bisa memantaunya secara langsung. Orang tua bisa belajar bersama-sama dengan para guru atau pelatih bagaimana menciptakan internet yang ramah dan aman bagi anak-anak jika sekolah atau pusat edukatif lainnya menyediakan internet untuk menunjang pendidikan atau pelatihan anak;
  • Jika anak melaporkan ada sesuatu yang membuatnya tidak nyaman selama berinternet, maka responslah anak dengan bersungguh-sungguh. Berikan perhatian pada rasa tidak nyamannya dan berikan solusi yang positif, jangan ragu untuk minta pertimbangan rekan-rekan anda untuk mendapatkan solusi yang lebih baik;
  • Jika ada pesan/surel di internet yang bersifat mengancam atau sebagaimana lainnya ke penyedia jasa layanan internet (ISP) anda;

Banyak situs menggunakan “cookies” (kuki), suatu kode yang disisipkan dan mampu melacak informasi spesifik mengenai pengguna seperti mendapatkan nama, alamat surel dan kebiasaan belanja daring (online shopping). Jadi disarankan bagi anak-anak untuk berselancar di internet dengan mematikan fitur penyimpanan cookies. Atau gunakan peranti lunak untuk membersihkan cookies pada peramban (browser), semisal dengan menggunakan CCleaner® (silakan baca lebih lanjut di Membersihkan Sampah Browsing Dengan CCleaner oleh PandeBaik).

Situs-situs juga seringkali memiliki reputasi yang tidak selalu baik, Anda bisa memasang perangkat berselancar aman pada peramban yang Anda gunakan untuk menilai situs-situs dengan reputasi baik dan situs-situs dengan reputasi buruk, semisal dengan menggunakan Web of Trust yang bisa dipasang di peramban Mozilla Firefox dan Internet Explorer. Anda pun bisa terlibat dalam memberikan penilaian yang baik atau pun buruk tentang sebuah situs, melaporkan jika situs itu mengandung konten yang terlarang atau pun tidak baik bagi anak-anak.

Ancaman dari internet juga bisa datang dari peranti lunak jahat (malware) termasuk piranti lunak mata-mata (spyware) atau pun virus komputer. Mereka bisa merusak dan mencuri data-data penting dari komputer kita, pastikan Anda tahu bagaimana cara memeranginya, dan pastikan juga anak mengerti bahayanya. Memang selama ini selalu direkomendasikan menggunakan tiga jenis piranti lunak keamanan yang mendasar seperti antivirus, antimalware/spyware, dan firewall. Pengguna sistem operasi Windows bisa dikatakan sangat memerlukan peranti lunak ini, silakan Anda menentukan sendiri peranti lunak yang mana yang tepat dan sesuai bagi Anda – semisal saya menggunakan kombinasi avast! antivirus, malwarebytes antimalware dan outpost firewall di Windows yang kesemuanya bisa didapatkan dengan free license (gratis).

Penipuan melalui surat elektronik juga sering kali terjadi, itulah mengapa disarankan untuk merahasiakan alamat surel anak, hal ini guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jika perlu gunakan program antispam atau menggunakan email client tepercaya seperti Mozilla Thunderbird, sehingga komunikasi anak via email bisa lebih terjaga keamanannya. Jangan lupa juga jika ingin memasang peranti lunak baru di komputer, pastikan mengunduh dari situs tepercaya sehingga keamanan peranti lunak juga terjamin.

Selama menggunakan internet, siapkan juga aturan-aturan sederhana bagi si anak saat berinternet, misalnya:

  • Ikuti aturan yang Anda tetapkan, sebagaimana juga yang ditetapkan oleh ISP anda;
  • Jangan pernah menukarkan foto pribadi di internet baik via surel maupun jejaring sosial (ajarkan anak bagaimana caranya menyimpan foto pribadi dengan penyetelan privasi yang baik dan tepat di internet);
  • Jangan pernah memberikan informasi pribadi dengan detil seperti nama lengkap (cukup nama depan saja, atau nama depan dan nama belakang, jika bisa buatkan anak nama panggilan [nickname or screen name] yang mudah dia ingat untuk berselancar di internet), jangan memberikan alamat rumah atau pun alamat sekolah, tidak menginformasikan nomor telepon, nomor kartu kredit, atau password akun apapun di internet, tidak juga memberikan nama-nama anggota keluarga lainnya di internet;
  • Jangan menyetujui bertemu siapa pun yang dikenal dari dari ruang chat publik;
  • Jangan pernah merespons surel atau pesan yang bersifat ancaman atau pun meminta bantuan dari orang-orang yang tidak dikenal;
  • Selalu sampaikan pada orang tua atau guru (jika di sekolah) ketika ada suatu komunikasi atau percakapan di internet yang membuat anak merasa takut atau tidak nyaman;
  • Jika anak anda mendapatkan teman baru di internet, bujuk si anak agar memperkenalkan temannya itu juga pada orang tua lewat internet;

Ada tanda-tanda yang mesti orang tua cermati pada anak-anak yang menggunakan internet secara tidak sehat, semisal aktivitas daring selama berjam-jam apalagi hingga larut malam. Atau mungkin anak anda menjadi target dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, cermati bila ada telepon dari seseorang yang tidak Anda kenal, ada hadiah tertentu untuk si anak dikirimkan via pos dari pengirim yang tidak Anda kenal atau tidak memiliki identitas yang jelas, jika anak anda tiba-tiba mematikan monitor komputer saat Anda atau seseorang mendekatinya ketika ia sedang berinternet, atau si anak mulai tertutup tentang hal-hal seputar aktivitas internetnya, adanya penarikan diri dari keluarga juga merupakan tanda-tanda yang tidak baik.

Orang tua mesti aktif untuk turut serta menemani aktivitas daring anak-anaknya, walau ada baiknya memang membiarkan anak-anak menemukan dan belajar mandiri tentang banyak hal baru yang ia temukan dalam keseharian, namun bukan berarti bimbingan orang tua bisa nihil sama sekali.Tulisan ini saya buat ala kadarnya untuk materi siaran BBC yang terakhir nanti sore, tentu saja masih terdapat banyak kekurangannya.

Sebagai sumber lain yang dapat dibaca lebih lanjut dan tulisan-tulisan lain yang dapat membantu, saya sarankan pranala-pranala berikut:

  1. Safe Surfing Tips for Teens;
  2. Internet Safety (for kids and parents);
  3. Perisai Anak (Proteksi Internet dan Edukasi untuk Anak Indonesia);
  4. Kid Browser (Mini Facebook untuk anak oleh Bamboomedia);
  5. 7 Panduan Online untuk Anak Usia 2-10 Tahun (oleh Internet Sehat);
  6. 3 Tips Pakai Internet untuk Anak Usia 11-14 Tahun (oleh Internet Sehat);
  7. 7 Langkah Berinternetan Aman untuk Anak Usia 15-18 Tahun (oleh Internet Sehat);
  8. Mengenal Internet Sehat Bagi Anak-Anak (oleh Seniman Web);
  9. Akses Internet Aman untuk Anak (oleh Dhidik Prastyanto);
  10. Lindungi Privasi dan Keamanan ber-facebook (oleh PandeBaik);
  11. Tips Mengontrol Aktivitas Internet Anak (oleh POLRI);
  12. 4 Tips Aman Ber-internet-an melalui Warnet (oleh PandeBaik);
  13. Google SSLock: Menjelajah Aman Bersama Google (oleh Bhyllabus);
  14. Microsoft Releases FREE Online Safety eBook for Teens (oleh AskVG);
  15. Memanfaatkan Internet sebagai tempat bermain sambil belajar yang aman bagi anak-anak (oleh Ariawijaya.com).

Jika Anda memiliki masukan yang lain, saya senang sekali dapat mendiskusikannya melalui borang tanggapan yang disediakan di bawah.

=-=-=-=-=
Powered by Blogilo

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

Iklan

30 pemikiran pada “Internet Sehat dan Aman untuk Anak

  1. Kalo saya pribadi biasanya menyarankan cara yang sederhana.
    1. Membuat akun Profile khusus untuk anak pada pc/komputer dan merahasiakan akses (passw) menuju user utama.
    2. Menginstalasi peramban (browser) khusus untuk anak, kalo ndak salah ada banyak pilihan kok. Kidzui misalnya.
    3. Menyajikan semua hal yang dibolehkan pada Desktop Profile tersebut dan meniadakan/menyembunyikan hal”yang lain.
    cara”diatas saya gunakan biasanya untuk mereka yang awam dengan komputer. Hehehe…

    Suka

  2. - H -

    Saya dapet software dari depkominfo yang namanya perisai. Fungsinya sama kayak yang mas cahya jelasin di atas. tapi saya belum coba hehe..

    Suka

  3. Saya numpang curhat atau minta masukan saja mas Cahya,
    di tempat orang jauh dari kampung halaman saya, saya membuka usaha warnet bersama teman-teman dan kebetulan pelanggan kami adalah anak-anak dan mereka, jika sedang asik main game mereka pastinya juga lupa waktu buat yang lainnya, kadang orang tua sampai nyamperin ke warnet. Saya juga sering ngingetin anak2 untuk pulang dulu. Ya kondisi disini sangat beda jauh dengan kampung halaman saya dimana jika orang tua akan menegur si pengelola warnet agar lebih mengurangi permainan game-nya tapi disini orang tua anak2 sama sekali tidak menegur kami. Jadi juga serba salah dimana game adalah jualan bagi seorang pedagang, ada saran?

    Suka

    1. Mas Agung,

      Saya juga jadi bingung kalau demikian bagaimana ya. Biasanya orang tua yang mengingatkan anak-anaknya. Kalau saya lihat biasanya baik kafe internet maupun game online memang tidak pernah membatasi waktu untuk pengunjungnya.
      Kalau dari pihak pengelola sendiri, saya melihat misalnya ada pusat game onlince yang melarang anak-anak dengan seragam sekolah memasuki lokasi tersebut, sedangkan jika pengelola yang sama juga memiliki kafe internet (non-game online) maka di komputernya tidak terpasang aplikasi game online.

      Tapi kalau sekadar game online, biasanya yang jadi permalasahan adalah adiksi-nya (ketagihannya), sedangkan pencurian ID dan lain sebagainya setahu saya jarang karena saat bermain game online yang digunakan adalah nickname.

      Suka

      1. Iya memang ketagihan Game yang terjadi disini, untuk yang berseragam sekolah memang tidak ada aturan disini 😦

        Sementara nyari duit dulu lah mas hehe

        Suka

  4. Tahun 97 saya mulai mengenal internet di SMA saya di Yogya, pada saat itu saya tidak terlalu suka internet, karena pelajaran mengirim email saja ribet banget

    Menghafal banyak banget command lain sebelum satu email terkirim. Email pertama yang saya buat sudah kelupaan password nya, sayang ya

    Suka

  5. @Wahyu, wah saya masih single, belum ada kepikiran menikah apalagi sampai punya anak segala 🙂

    @Jarwadi, Ah…, iya dulu masih tampak rumit, tapi sekarang GUI membuat kita jauh lebih nyaman.

    @Delia, ya adik-adik atau keponakan kita kan juga masih ada yang anak-anak dan remaja 🙂

    @AnoaLinux, salam kenal juga. Saya bukan native Linux, hanya sekadar pengguna saja 😀

    Suka

  6. Penjelasannya sangat lengkap, tapi bagi para orang tua yang masih awam mungkin agak sulit juga ya diterapkan secara maksimal, terutama mengenai hal teknis 🙂

    Suka

    1. RyZack

      Itulah mengapa saya memasukkan beberapa pranala untuk perbandingan, kalau masalah teknis rasanya memang setiap orang harus belajar untuk itu – sama seperti belajar mengendarai sepeda motor, harus tahu saat-saat memutar gas atau menginjak rem bahkan memindahkan gear kecepatan. Rasanya sulit jika selalu mengandalkan orang lain, walau kita memang selalu juga belajar dari orang yang lebih bisa tentunya.

      Saya sendiri masih banyak yang harus saya belajari seputar dunia internet, walau sekadar untuk melindungi diri dari penipuan sudah bisa-lah mulai mandiri.

      Suka

  7. Melvin

    mungkin McAfee site advisor juga boleh. untuk wot, mungkin ada beberapa kelemahan terutama pada koneksi lambat. misalkan tanpa sadar kita menggunjungi website jahat pada koneksi lambat, otomatis wot terhambat untuk membaca database di server dan akhirnya ada kejadian TELAT NGEBLOCK malah gagal ngebaca database di server. sayapun sering mengalami hal ini. tapi semua software pasti ada kekuranggannya 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.