Menggiring Nusa Angin

Perjalananku di tanah lama berakhir, kini akan kembali ke waktu di mana apa yang mungkin kusuka dan kubenci menjadi satu. Tapi inilah jalan yang kupilih saat hatiku tersenyum pasti dulu.

Dalam buaian angin dari masa, ada beberapa lagi yang menghampiri dan memeluk tangganku dengan lembut, mendorongku untuk maju, dan terus melangkah.

Walau ada juga di kejauhan sana memutuskan untuk tidak lagi bersapa dalam kedewasaan dan kelembutan tutur kata sebagaimana nenek moyang kami wariskan di negeri angin ini.

Aku pergi dari satu nusa ke nusa yang lainnya, menggiring dan berjalan bersama angin yang bertiup bersama jiwaku.

Terkirim dari telepon Nokia E71 | http://www.legawa.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.