4 Diagnosis Yang Mungkin Terlewatkan

Beberapa kondisi kadang memiliki gejala yang serupa, dan keserupaan ini pun yang kadang mengaburkan tanda-tanda penyakit sebenarnya ke arah penyakit yang lain. Bahkan dokter berpengalaman pun dapat saja melewatkan diagnosis yang sebenarnya. Kadang mungkin diperlukan tes untuk menegakkan diagnosis itu, namun dokter tidak menyarankannya karena gejala yang timbul tidak cukup kuat untuk itu, atau malah menunjukkan ke arah yang berbeda.

Jika Anda sedikit tahu beberapa hal yang sering membingungkan ini, mungkin Anda bisa mengingatkan dokter untuk kemungkinan lain, ini bisa membuka diskusi yang lebih baik antara dokter dan pasien.

Gejala Anda: Rasa bebal atau mati rasa di salah satu sisi, nyeri kepala, pusing berputar, pandangan menjadi kabur tiba-tiba, keseimbangan menurun atau kehilangan koordinasi otot-otot, dan/atau bicara yang merancau (sulit dipahami);

Dokter berkata bahwa itu adalah: vertigo, migrain, atau penyakit telinga tengah;

Itu bisa jadi: Stroke;

Mengapa membingungkan? Penelitian menunjukkan bahwa 14% kasus stroke di bawah usia 45 tahun mengalah salah diagnosis. Ketika pasien muda ataupun sehat, dokter IRD/UGD mungkin akan menunjuk ke permasalahan yang umum pada usia pertengahan. Namun jika Anda keluar dari IRD/UGD dengan stroke yang tidak terdiagnosis, Anda bisa menderita serangan lagi di lain waktu. Anda juga mungkin melewatkan kesempatan untuk mengembalikan kerusakan bicara, pandangan, kelumpuhan, dan kerusakan otak;

Bendera merah: Jika Anda mengalami mati rasa sebelah atau Anda memiliki kombinasi dari gejala-gejala pada daftar di atas, segera menuju IRD/UGD, khususnya jika gejala menetap selama lebih dari satu jam.

 

Gejala Anda: Nyeri kepala dan/atau telinga yang berdenging atau nyeri, tambah nyeri punggung, leher, dan/atau gigi;

Dokter berkata bahwa itu adalah: migrain atau penyakit telinga;

Itu bisa jadi: Sindrom persendian temporomandibular (TMJ)

Mengapa membingungkan? Ketika sendi yang menghubungkan rahang bawah dan tengkorak meradang, nyeri menjalar dan menyebabkan masalah-masalah telinga atau nyeri kepala. TMJ sebaiknya mendapatkan pemeriksaan dan perawatan dari dokter gigi, namun gejalanya sering kali membuat Anda malah mengunjungi dokter umum, yang mungkin akan mendiagnosis anda untuk sesuatu yang berbeda.

Bendera Merah: Jika dokter hanya memberikan diagnosis kerja sementara, sementara obat yang diberikan tidak banyak berpengaruh. Anda bisa berkonsultasi ke dokter gigi untuk adanya kemungkinan TMJ.

 

Gejala Anda: Kelelahan atau kesulitan bernapas ditambah nyeri atau sesak dada dan/atau palpitasi (jantung berdetak kencang);

Dokter berkata bahwa itu adalah: stres atau serangan panik;

Itu bisa jadi: serangan jantung atau penyakit jantung;

Mengapa membingungkan? Serangan jantung biasanya lebih tidak kentara pada wanita dibandingkan pada laki-laki. Kelelahan atau napas yang pendek bisa jadi hanya tanda-tandanya yang tampak. Faktanya, hingga separuh serangan jantung pada wanita diawali dengan diagnosa yang keliru – di Amerika misalnya, penyakit jantung masih termasuk pembunuh wanita paling top.

Bendera Merah: Jika rekomendasi terapi yang diberikan dokter anda tidak membantu, silakan kemukakan kemungkinan serangan jantung, atau temui kardiologis dengan segera.

 

Gejala Anda: Rasa sedih ditambah kelelahan, penambahan berat badan, dan/atau nyeri/kaku otot;

Dokter berkata bahwa itu adalah: depresi;

Itu bisa jadi: Hipotiroidisme;

Mengapa membingungkan? Dokter mencoba menghubungkan antara kesedihan yang berkelanjutan dengan depresi dan mungkin tidak mencoba memikirkan tes untuk hipotiroidisme, sebuah kondisi di mana kelenjar tiroid anda gagal menghasilkan hormon yang berkecukupan. Dibiarkan tanpa pengobatan, hipotiroidisme dapat menyebabkan kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan (ironisnya) depresi klinis.

Bendera Merah: Jika obat-obatan yang diresepkan oleh dokter anda tidak meningkatkan mood anda, mintalah pemeriksaan darah TSH untuk memeriksa kemungkinan hipotiroidisme. Mungkin lebih baik lagi, mintalah tes ini pada awal kunjungan anda.

 

Artikel asli: 4 Diseases Doctors Get Wrong.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

Iklan

5 pemikiran pada “4 Diagnosis Yang Mungkin Terlewatkan

  1. @Pandu, monggo silakan, tapi ini artikel kesehatan wanita lho Mas 🙂

    @Dwee, ah, ya, susah memang menyampaikan dengan bahasa yang umum.

    @Adhie, kalau asumsinya benar – mengapa tidak? Toh nantinya diharapkan dokter dan pasien bisa saling belajar satu sama lainnya 😉

    Suka

  2. Adhie//DesainQu

    Ternyata tubuh itu tidak mudak ditebak ya? hehe..

    Pantesan banyak dokter yg sebel liat pasien yang menebak penyakitnya.

    Suka

  3. Pagi pak dr. jujur sesuatu yang terbaik yang saya baca pagi ini, terima kasih banyak, bisa saya amankan untuk disimpan dan dibaca ulang – ulang ?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.