Menonton Film The A-Team

Jika ada yang pernah menonton serial televisinya belasan tahun yang lalu, maka mungkin ini adalah salah satu yang paling saya sukai saat kecil dulu. Entahlah, hanya saja dulu film ini termasuk yang mengasyikkan di antara serial Barat yang saya tonton, padahal pas masih kecil baca terjemahannya pun masih keteteran.

Kali ini sutradara Joe Carnahan membawa kembali serial televisi ini ke dalam layar lebar. Fim “The A-Team” yang mengambil tagline “There Is No Plan B” ini mengisahkan terbentuk Tim Alfa (The A-Team) dari orang-orang militer elit (Ranger) pada masa perang Irak, hingga menjadi kelompok yang bergerak di luar militer saat sistem tidak lagi mendukung mereka.

Tim yang terdiri dari empat tokoh ini, Hannibal Smith (Liam Neeson), Lt. Templeton “Faceman” Peck (Bradley Cooper), B.A. Baracus (Quinton ‘Rampage’ Jackson), dan tentunya si “gila” Murdock (Sharlto Copley) menunjukkan unsur keprajuritan dan solidaritas yang luar biasa. Sebenarnya mungkin seperti keping-keping yang sulit disatukan, tapi ketika digabung menjadi sesuatu yang luar biasa.

Kisah film ini dimulai dari Hannibal yang mencoba menyelamatkan Peck dari kenekatan rencana tanpa rencananya sehingga berurusan dengan militer Meksiko. Hannibal kemudian kebetulan merekrut B.A. di tengah jalan, dan pelarian mereka menyebabkan Hannibal merekrut salah satu pilot terbaik Ranger yang dicomot begitu saja dari rumah sakit jiwa, ya si “gila” Murdock. Tentu saja, salah satu keunggulan film ini adalah unsur komedi yang kental, namun bukan komedi yang dibuat komedi, tapi suasana yang timbul itu sendiri membuatnya lucu dan penonton sangat mudah tertawa.

Mereka memiliki cara masing-masing dalam keluar dari masalah di medan pertempuran, dan keunikan cara itulah yang hampir selalu memberi kesan humoris dalam suasana yang tercipta. Anda mungkin tidak akan tertawa seperti saat menonton “The Three Idiots”, tapi percayalah, jika Anda memiliki selera humor yang bagus, maka Anda bisa tertawa geli dari awal film hingga akhir film.

Kecerdikan mereka membuat rencana tanpa ada celah kesalahan adalah bagian yang penting dalam film ini. Dan penuturan penciptaan rencana bersamaan dengan pelaksanaan rencana adalah bagian yang disusun apik sehingga membuat kita paham apa yang sesungguhnya terjadi di balik setiap adegan. Pun demikian ceritanya masih sulit ditebak walau ada beberapa kemungkinan, sehingga film ini selalu memiliki unsur kejutan yang tidak mengecewakan.

Film ini masih memperlihatkan beberapa unsur lama yang kental di serial televisinya, lihat saja mobil van “GMC Vandura” milik Baracus yang menjadi salah satu trademark serial televisinya bisa dilihat di saat aksi Kolenel John Smith dan B.A. Baracus menyelamatkan Peck dari Tuco dan militernya di awal cerita. Bagaimana kegilaan “Howling Mad” Murdock menerbangkan helikopter medis yang digempur habis-habisan oleh helikopter tempur Tuco, manuver yang gila menghindari tembakan senapan mesin dan rudal ini akhirnya membuat Baracus mengalami fobia terbang yang permanen.

Selain itu, aksi pertempuran udara juga ada di wilayah udara Jerman. Saat mereka melarikan diri dengan pesawat angkut Lockheed C-130 Hercules dan diserang oleh dua pesawat tempur drone Amerika (pesawat tempur tanpa awak yang dikendalikan dari jauh). Membuat mereka terjun dengan tank berparasut dan baku tembak di udara dengan cara yang tidak biasa, dan mereka selamat dengan cara yang tidak biasa juga.

Tentu saja banyak lagi cerita yang asik dan menarik, karena plot cerita yang memang padat dan penuh dengan intrik. Plot cerita lebih panjang bisa dibaca di Wikipedia: The A Team. Untuk jenis film laga aksi yang menghibur saya memberikan nilai 4.7 dari 5.0 nilai sempurna. Nah, bagi yang sudah menonton tentu tahu serunya film ini, namun bagi yang belum menonton aksi gila-gilaan tim alfa yang terencana apik ini, silakan lihat video trailernya di bawah.

Dan yang paling baik dari semua itu, kali ini pun nonton gratis di bioskop 😀

Iklan

14 pemikiran pada “Menonton Film The A-Team

  1. Wah, saya baru tahu lho dulu ada film A-team. 😀

    Ada satu tokohnya yang mirip sama Soap MacTavish dari game Modern Warfare. Rambutnya mirip. 😆

    Suka

  2. lea ramdhani

    untuk pelemnya saya belum nonton nih..dulu serial tipinya jg jd favorit..tiap kali saya denger kata the A-team bayangan yg pertama kali muncul pasti wajahnya B.A …serem tapi lucu!!
    jd ingin bernostalgia dengan serial tipi jadul..masih inget gak sama MacGyver, Knight Rider, Friday the 13th,quantum leap, Mission impossible, the wizards, my secret identity and more..*best serial tv pada jamannya

    Suka

  3. lea ramdhani

    hehe..maklum tipi addict 😀

    yoha..andaikan dibuat pelemnya pun pasti bakalan rumit deh secara Macgyver (Richard Dean Andersen) udah pensiun dan uzur..hehe 😛

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.