Mencoba twhirl

Twhril adalah desktop client untuk twitter terpopuler ketiga setelah aplikasi web dan TweetDeck. Tapi bagi saya sendiri TweetDeck agak berat untuk aktiitas personal sehingga saya mencari alternatif lain dan mencoba twhirl (huruf T paling depan memang tidak menggunakan huruf kapital) – yang pada awalnya, namanya cukup terdengar aneh bagi saya.

Aplikasi ini kembali juga berbasis Adobe AIR, sehingga bisa dijalankan di Windows (2000/XP/Vista/Win7) dan Mac OSX. Mendukung beberapa jejaring sosial lain seperti Friendfeed, Seesmic Video, Iaconi.ca, dan lain-lain.

Tampilan twhril agak kuno, mengingatkan pada peranti lunak seperti Winamp klasik dengan berbagai skin-nya. Pun demikian sudah mendukung aero glass di Vista.

Tampilan twhril pada Desktop Windows Vista

Beberapa fitur standar seperti pemendek URL dengan layanan dari bit.ly, atau unggah gambar via yfrog juga tersedia.

Keunggulan aplikasi ini menurut saya adalah kesederhanaannya. Pada Windows Vista saya dengan satu akun twitter saja, menghabiskan memori sekitar 54 MB, lumayan memang jika dibandingkan yang berbasis peramban yang hanya menghabiskan sekitar 10 MB memori (baca kembali: Antara Chromed Bird dan Plurkium).

Silakan menuju halaman beranda twhirl untuk mengunduh dan memasang versi terakhirnya: http://www.twhirl.org

Iklan

20 pemikiran pada “Mencoba twhirl

  1. Kalau di ponsel kan ada aplikasi seperti Tweets60 yang menurut saya mengusung prinsip serupa, atau kalau mau yang lebih keren ada Gravity – tapi sayangnya berbayar, jadi mesti merogoh kocek dulu 🙂

    Suka

  2. Walaupun saya jarang ngetwitt, setidaknya bisa dipasang di Windows 2000 dan kebetulan jejaring twitter tidak di blok oleh MIS Dept. "eh walaupun diblok masih ada banyak jalan menuju roma"

    Suka

  3. rismaka

    Wah ada gambar avatar saya di gambar sono heuheuheu…

    Untuk desktop saya selalu memakai echofon. Karena jarang sekali saya membuka komputer tanpa membuka peramban 😀

    Suka

  4. @Abdul Hakin, oh, sama juga sih 🙂 – mesti hemat lebar pita bulanan.

    @Mas Rismaka, ha ha, iya tuh, kecomot ndak sengaja – lumayan diiklankan.

    Saya peramban default-nya kan Opera, tidak ada widget yang bagus di Opera. Jadinya saya pilih yang satu ini. Saya rasanya ogah balik ke Firefox karena boros resource, tunggu nanti yang versi 4.0 dirilis :donkey:

    Suka

  5. Tongkonan,

    Echofon memang lebih ringan digunakan di desktop bersama dengan Firefox (tapi tentunya diperbarui dulu Firefox ke versi terkini).

    Saya sekarang menggunakan peramban Opera secara default jadi tidak menggunakan yang berbasis peramban 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.