Biarkan Yang Terjadi, Terjadi

Ada banyak hal yang berada di luar keterbatasanku, dan batasan inilah yang membuatku seorang manusia. Aku terjatuh, berdiri, berjalan, melangkah, tersandung, melompat, dan terjun segalanya ada dalam batasanku.

Sepertinya ada putaran rantai yang lebih besar yang tak dapat kupahami. Dan kutahu itu di luar batasanku. Kehidupan begitu rapuh, namun mengetahui itu membuat kita menghargainya. Apa pun itu, suatu saat akan runtuh, jika batasanku tak mampu lagi menyangga kehidupan ini, aku hanya tak ingin membenci ketidakberdayaanku akan kehidupan, karena dalam kebencian cinta itu akan mati dan pupus – kehidupan yang rapuh pun akan kehilangan maknanya.

Pun demikian, biarkanlah yang terjadi terjadi, tidak ada yang bisa kulakukan untuk memutar balik waktu, pun jika kubisa, itu tak akan mengubah apa-apa yang bermakna bagi sebentuk kehidupan.

Iklan

5 Comments

  1. Pas baca tulisan ini kok mendadak ada suara Titiek Puspa di telingaku ya, “Yang terjadi terjadilah…yang kutahu Tuhan penyayang umatnya” hahaha 😀

    Suka

    Balas

  2. “Nobody can’t go back and start a new beginning, but anyone can start
    today and make a new ending..”

    yang terjadi biar terjadilah, tapi kita harus tetap berusaha untuk memulai suatu yang baru dan tentunya untuk berhasil…
    *doh, ngomong apa toh aku ini*
    heee

    salam kenal 😆

    Suka

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.