Flying Guns

Beberapa orang berkata bahwa Linux tidak dipilih selain tidak familiar namun juga tidak memiliki permainan (game) yang menarik. Jika dibandingkan dengan sistem operasi seperti Windows® dan Macintosh® mungkin saja ada benarnya, namun tidak menarik sama sekali, ah masa sih?

Sebagian besar permainan di linux dikembangkan oleh komunitas dengan kode sumber terbuka, prinsip non-profit mungkin menyebabkan banyak permainan dikembangkan dengan kendala biaya. Tapi tentu saja tidak sepenuhnya tidak menarik.

Sebut saja salah satu permainan yang bernama ‘Flying Guns’ – sebuah game simulasi penerbangan dan pertempuran udara dengan menggunakan pesawat-pesawat tempur di era perang dunia I.

FlyingGuns is a flight- and battlefield simulator used to develop and test approaches for low-resource, internet enabled games and distributed simulation. Areas of application might be industrial and military simulation or entertainment.

The same time, FlyingGuns is a 3D action computer game capable of single- and multiplayer gaming.

FlyingGuns lets the player enter a WW1 fighter plane and fight against human or AI opponents. Having slow planes keeps the gameplay compact. The game is capable to handle a real lot of opponents the same time. Fighting against 100 AI opponents solves the ‘where is the enemy’ problem, which is quite common to flightsim today, in an extraordinary manner.

Anda bisa bermain dengan jaringan atau-pun bermain sendiri di komputer, sederhana memang – tapi ternyata tidak mudah. Kontrol dengan tetikus atau joystick memang bisa membantu, daripada navigasi dengan papan ketik untuk memudahkan simulasinya.

Flying Guns

Pengguna OpenSUSE bisa memasangnya melalui ‘add/remove programs’ di YaST, tinggal mencari per judulnya dan memasang langsung. Tentu saja ini gratis. Berkasnya-pun tidak besar-besar amat, jika saya tidak salah hanya sekitar 24 MB.

Iklan

5 pemikiran pada “Flying Guns

  1. Mas Cahya,
    Tutorial linux? disini sudah ada yang ringan-ringan, saya juga diwajibkan menggunakan windows7 dikantor, fokusnya habis kesana semua.

    Suka

  2. Asepsaiba,
    Kalau masalah pengembangan saya tidak terlalu tahu, tapi saya rasa begitu bagus.

    Pak Aldy,
    Ha ha, memangnya ada yang fobia linux? Kalahnya linux kan hanya pada dukungan periferal yang tidak selengkap Windows, lain-lain saya rasa bagus semua.

    Saya harus cari akses yang kenceng dulu kalau mau masang permainan yang besar :). Btw, Pak Aldy kok ndak buat tutorial tentang Linux sih?

    Suka

  3. asepsaiba

    Mungkin game2 semacam ini perlu dikembangkan lebih banyak vrin lagi ya Bli.. Biar oramg2 tertarik pake Linux yang haalan thoyiban ini…
    Daripada pake bajakan… 😉

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.