Alternatif untuk Pengelola Gambar

Peranti lunak pengelolaan gambar adalah yang paling sering jadi sasaran untuk pembajakan, alasannya sederhana, karena bawaan Windows seperti Microsoft Paint kurang bisa dihandalkan, sedangkan yang lebih canggih seperti Adobe Photoshop mahal sekali lisensi-nya mencapai jutaan rupiah.

Coba kita lihat beberapa peranti lunak (software) alternatif yang bisa didapatkan secara gratis untuk menghindari pembajakan. Tentu saja versi-versi berikut adalah yang bisa dijalankan di sistem operas Windows.

Paint.NET

Pertama adalah Paint.NET yang termasuk dalam golongan freeware, awalnya diciptakan untuk alternatif Microsoft Paint, namun dalam perkembangannya peranti lunak ini menjadi lebih baik dari itu. Misalnya mendukung penggunaan layers, efek-efek spesial dan lain sebagainya.

Yang minimum diperlukan untuk menjalankan Paint.NET adalah:

  • Windows 7 (direkomendasikan), atau Windows XP SP3, atau Windows Vista SP1 (direkomendasikan SP2 dengan pembaruan platform).
  • Prosesor 800 MHz (direkomendasikan dual-core).
  • RAM 500 MB.
  • Resolusi layar 1024 x 768 (minimum).
  • Ruang partisi 200+ MB.
  • Pilihan: untuk mode 64-bit diperlukan CPU 64-bit dan Windows seri 64-bit.

Pain.Net juga memerlukan Microsoft .NET Framework 3.5 SP1, yang akan dipasang secara otomatis jika belum ada dalam sistem anda.

Paint.NET

Jika tertarik untuk mencoba, silakan kunjungi halaman unduh Paint.NET.

GIMP

GIMP yang merupakan kependekan dari GNU Image Manipulation Program adalah peranti lunak penyunting gambar yang cukup terkenal – sayapun menggunakannya di sistem operasi saya baik Windows maupun Linux.

Beberapa fitur GIMP yang ditawarkan seperti customizable interface, photo enhancement, digital retouching, dukungan peranti keras hingga penyimpanan ke dalam berbagai bentuk gambar mulai dari yang umum seperti JPEG (JFIF), GIF, PNG, TIFF hingga ke bentuk-bentuk khusus seperti berkas ikon.

GIMP

Silakan mengunjungi halaman unduh GIMP untuk mendapatkan berkas pemasangannya.

PhotoFiltre

Sebuah peranti lunak dari Prancis, PhotoFiltre adalah image retouching program yang lumayan lengkap. Membuat Anda bisa melalukan penyesuaian sederhanan maupun canggih pada sebuah gambar dan memberikan berbagai filter padanya.

PhotoFiltre

Program ini rasanya seirama dengan seniman foto. Untuk kepentingan pribadi dan dunia pendidikan, program ini dapat digunakan dengan gratis, tapi untuk keperluan profesi ada lisensi yang harus didapatkan.

HeliosPaint

Program penyunting gambar HeliosPaint lebih mirip Microsoft Paint, sederhana namun dengan fungsi yang diperkaya. Mungkin bagus untuk anak yang mulai belajar komputer, karenanya juga bisa dijalankan baik di Windows, Mac, Linux dan Unix.

Nah, silakan pilih satu yang tepat untuk Anda. Artikel ini diadaptasi dari AskVG.

Iklan

21 pemikiran pada “Alternatif untuk Pengelola Gambar

  1. Dulu AutoCAD pernah kena razia, mau beli lisensinya terlalu mahal untuk beberapa user, sekarang menggunakan ZWCAD dan DWGeditor (bawaan dari SolidWorks) yang lebih murah untuk menggambar 2D-nya. Unigraphics/NX masih menjadi andalan untuk merancang gambar 3D :).

    Suka

  2. Mas Cahya,

    Saya juga baru mendengar tentang Google SkethUp, sekilas saya lihat, mungkin secara prinsip seperti sama. Tapi kebanyakan perusahaan manufacturing lebih suka dengan produk seperti diatas hehe :).

    Suka

  3. AUTOCAD 2009, Lisensinya bisa bikin bangkrut Mas. Untungnya, nah lagi-lagi~ ada dari kantor 😀

    GoogleSketghUp? tigadimensi? hanya cocok untuk menggambar maket.

    Ada alternatif lain? Visio Technical.

    Suka

  4. Mas Agung,

    He he, asal mereka bersedia membeli lisensinya saja :).

    Pak Aldy,

    Yah, nyamannya memang yang beli mesti perusahaan, nah kalau perusahaan bermodal sih ndak masalah, kalau perusahaannya miliki pribadi itulah yang repot.

    Oh, dimoderasi karena Pak Aldy, alamat surelnya pakai yahho.com semua – bukannya yahoo.com 😀 – jadi harus saya sunting satu per satu.

    Setanmipaselatan,

    Tapi nanti tanggung jawabnya ke diri sendiri kan :D.

    Suka

  5. TuSuda

    Tertarik sekali dengan paint net. Apakah yang ini ada kaitannya dengan program paint yang sudah ada di Windows XP. Makasi penjelasannya.

    Suka

  6. Mas Cahya,

    itulah enaknya kerja di perusahaan bonafit (kata orang sih), kita minta dibeliin software semahal apapun, asal itung-itungannya bisa menguntungkan perusahaan pasti akan di approved.

    Tapi untuk Upgrade OS, susahnya minta ampun. Bagusnya lagi, masih banyak orang Jepang diperusahaan saya yang menggunakan Windows 2000 dan Microsoft Excel 2002 untuk presentasi di laptop mereka :D.

    Suka

  7. TuSuda,

    Awalna (dan juga menurut situsnya), Paint.NET dikembangkan untuk mengganti dan menyempurnakan program paint yang ada di Windows XP, Vista. Tapi kemudian (kurang jelas juga), program ini berdiri sendiri dan merilis versi Paint.NET yang sekarang, jadi mungkin basis-nya sama Dok.

    Mas Agung,

    Mungkin malas upgrade OS agar gampang membobol keamanan lawas kalau ada masalah :D.

    Suka

  8. rismaka

    Saya sepertinya tertarik dengan PhotoFil­tre. Apakah sudah mendekati kecanggihan adobe photoshop mas?

    Biasanya untuk mengolah gambar-gambar sederhana, saya cukup menggunakan irfanview. Portable, dan juga hasilnya lumayan bagus

    Suka

  9. Agung Pushandaka

    Urutan penyebutan di atas sesuai dengan ranking ya mas Cahya? Atau cuma acak saja?

    Kalau memang disusun secara acak, mana yang paling bagus menurut anda? Saya pengen coba.

    Suka

  10. Mas Pushandaka,

    Kalau saya sih ngacak saja, selama ini saya menggunakan GIMP, pingin nyoba Paint.NET cuma belum ada koneksi yang bagus buat itu. Lumayan buat alternatif Microsoft Paint.

    Tapi kalau mau alternatif Adobe Photoshop, saya menggunakan GIMP itu Bli Gung.

    Suka

  11. Danu Andriyanto

    Kalo untuk versi gratisannya ada ga yang bisa ngebaca file berextensi RAW dari kamera DSLR Canon ?

    Kalo Adobe kan udah ada tuh, PSCS4 kalo ga salah ya…

    🙂

    Suka

  12. Danu Andriyanto,

    Saya tidak banyak paham tentang fotografi dan pengelohannya. Karena yang mengolah bentuk ekstensi .raw/.rw1/.rw2 adalah orang-orang berkantong tebal, lha bisa beli DSLR Canon atau Leica kan lumayan tuh. Makanya kebanyakan pengolahan gambarnya menggunakannya software proprietaru, seperti Helicon Filter, Phase one's Capture One, DxO Lab's DxO Optic dan Bible Lab's Bible Pro. Tentunya juga termasuk Apple Aperture dan Adobe Photoshop+Lightroom – jika saya tidak salah.

    Yang gratisan memiliki fungsi terbatas seperti Apple iPhoto5 (untuk Mac) dan Picasa-nya Google (untuk Windows dan Linux).

    Kalau mau yang open source ada Dcraw. Tapi saya kurang tahu apa bisa, sama halnya dengan Raw Therapee atau plugin GIMP yang berasal dari UFRaw.

    Yah, dicoba saja satu-satu :D. Saya tidak punya pengalaman di bidang ini.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.