Microsoft RichCopy

Peranti lunak Microsoft RichCopy yang dikembangkan oleh Ken Tamaru dari Microsoft sangat bermanfaat dalam kegiatan perkantoran sehari-hari. RichCopy didesain guna membantu orang-orang yang menyalin sejumlah besar berkas dalam aktivitas kesehariannya.

Penyalinan berkas dapat dilakukan dari sebuah kandar penyimpanan ke kandar penyimpanan lainnya baik secara langsung atau melalui jaringan dengan cara mempercepat laju penyalinan data dan memperpendek waktu yang diperlukan untuk operasi penyalinan berkas. Singkat kata, peranti lunak ini membantu menyalin dengan cepat baik dalam satu komputer maupun antar komputer.

RichCopy juga merupakan alat penyalinan multitugas. Jadi daripada hanya menyalin berkas satu per satu, dengan peranti ini beberapa berkas dapat disalin sekaligus secara pararel, sehingga memangkas waktu yang diperlukan untuk menyalin berkas.

Anda juga dapat menghentikan dan melanjutkan kembali (pause & resume) operasi penyalinan data. Hal ini berguna bagi penyalinan data dalam sebuah jaringan (network), karena jika jaringan terputus pada titik tertentu saat penyalinan data sedang berlangsung, maka dapat dilanjutkan kemudian (tidak mengulang dari awal). Beberapa kontrol lain juga sangat membantu, seperti menyaring berkas yang disalin, menyimpan atribusi berkas, hingga menyesuikan ukuran cache penyalinan.

Anda dapat mengunduh RichCopy atau membaca tinjaun dari sumber aslinya di “Microsoft RichCopy: Free Utility to Copy Multiple Files with Pause/Resume Function”.

  Copyright secured by Digiprove © 2010 Cahya Legawa

Iklan

17 pemikiran pada “Microsoft RichCopy

  1. Aldy~PF

    Dan yang membuat saya kadang bertanya-tanya kenapa fitur richcopy ini tidak dijadikan standa copypaste dalam OS Windows?
    Padahal kualitas copypaste bawaan Windows sangat jelek.

    Suka

  2. Pak Aldy,

    Mungkin karena fiturnya yang terlalu advance. Bayangkan saya kalau proses salin tempel menghabiskan sebagian besar rosources saat orang menyalin tempel data sambil berinternetan, maka bisa-bisa koneksi internetnya jadi lambat, ah, tapi itu hanya tebak-tebakan saya saja.

    Suka

  3. Mas Ganda,

    Ada kok, tapi masa untuk berkas yang besar bisa mencukupi, apa cache bisa menangani berkas raksasa? Berarti setidaknya memori CPU mesti up to 8GB dong jika begitu (bingung).

    Suka

  4. ganda

    Bli Cahya,

    Maksud saya dengan menggunakan kapasitas temporary files di Windows. Tapi ya kalau harddisknya kecil, tetap tidak bisa ya? Hehehe…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.