Serigala di Halaman Belakang

Kaget juga waktu beberapa hari yang lalu saya dengar dari ibu bahwa sekarang Bruno ada di halaman belakang, sekandang dengan Beastly (Golden retriever). Saya masih ingat beberapa bulan ke belakang, saat mengendarai motor di pedusunan, dan saya cukup dikejutkan ketika ada sosok yang melintas di tikungan berikutnya. Secepat kilat otak saya melontarkan kagetnya, “Mengapa bisa ada serigala di pemukiman penduduk dekat perkotaan!”

Tentu saja kekagetan itu sirna dengan cepat juga. Karena jika dilihat lebih seksama, itu bukanlah serigala, namun karena tampilan sekilas mirip jadinya kesan mengagetkan itu selalu bisa dirasakan oleh siapa saja.

Tapi mengapa kini dia ada di halaman belakang? Usut cerita, katanya di rumah yang lama dia tidak mau makan karena pembantu rumah tangga yang sering merawatnya sudah tidak di sana lagi. Karena pemiliknya khawatir Bruno jatuh sakit, maka dia diserahkan ke rumah ini – di mana ada banyak sekali anjing, setidaknya terakhir saya melihat keturunan Labrador warna hitam yang sudah besar terikat rantai di dekat garasi motor (bikin kaget saja).

Saya sih kasihannya sama Beastly, saya kenal dia sejak dia masih kecil – bahkan sebelum saya tinggal di Wisma Cahaya Rembulan, saat saya sering main – saya sempatkan mengelus-elusnya. Saya kasihan karena dia mesti dirantai di kandangnya sendiri, kalau tidak dia akan menyerang Bruno – yah mau bagaimana lagi, Golden retriver itu kan tipe anjing trah pemburu.

Iklan

14 Comments

    1. Bli Budi,
      Ah…, bukan saya, mereka kok yang suka datang pada saya. Biasanya mereka cuma melakukan dua hal, pertama mengibaskan ekornya, kedua menancapkan taringnya, ha ha :lol:.

      Suka

      Balas

  1. Pak Aldy,
    Ha ha…, kalau serigala diternakkan, nanti ndak ada tetangga yang mau ternak domba dong :D.
    Wah, memangnya Pak Aldy berburu apa di Kalimantan sana, oh ya salah satu teman saya baru saja berangkat ke Pontianak untuk di tempatkan di wilayah PTPN XIII.

    Pak Sugeng,
    Bukannya di Bali malah banyak anjing berkeliaran Pak Sugeng :).

    Suka

    Balas

  2. Ne,
    Ah ya, saya lupa yang benar menurut KBBI adalah ‘serigala’ bukan ‘srigala’ :D.

    Kalau yang berbulu domba belum ketemu, jika ada nanti bisa diternakan buat ekspor komoditas wol :).

    Suka

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.