Berharap akhir minggu ini bisa beristirahat dengan nyaman di rumah, tapi rasanya malah tidak bisa, karena banyak hal yang mesti dikerjakan.

Jadwal adi padat, bahkan rasanya untuk menoleh saja perlu dijadwalkan, ha ha…, padahal ndak ada penghasilan apa-apa. Jadi rasanya benar-benar ndak bisa meluangkan waktu, walau hanya sejenak.

Tapi demikianlah kehidupan, ada saat-saat walau kita bisa menghindar namun tetap memilih kesibukan. Apakah terpaksa? Hmm…, menjalani semuanya sembari tersenyum di satu sisi dan merasa punggung hampir patah di sisi lain mungkin terdengar tidak mengenakkan. Tapi beberapa orang menyukai bekerja penuh peluh di bawah terik matahari. Karena kehidupanlah yang menjadi cinta dan perhatiannya.

Ketika kehidupan menjadi segalanya, maka kelelahan, kepanasan dan kehausan akan menyingkir sejenak guna mengamati betapa luas dan lapangnya kehidupan ini. Rasanya tidak bisa menyerah begitu saja.