Sebenarnya semalam sempat terdengar beberapa bulir air jatuh dengan tangkasnya di atas genting kaca, suaranya khas mengiri angim malam yang masih berhembus dengan debu-debu merapi.

Tapi pagi ini tiba-tiba saja hujan turun, entah apa yang dipikirkan langit. Mungkin karena semalam selalu ada yang protes masalah debu di antara pemukiman padat para manusia.

Aku tidak hendak protes pada alam, justru menikmati suasana seperti ini kadang menyenangkan. Buku teks pendamping pun sudah siap, tinggal membuat bubur untuk sarapan pagi ini, dan semuanya akan lengkap. Kecuali rasa sesak di dada ini yang mungkin menggangguku.

4 pemikiran pada “Hujan di Pagi Hari

Comments are now closed.