Beberapa Minggu Mencoba Chrome

Beberapa minggu belakangan ini saya memutuskan mencoba Google Chrome kembali sebagai peramban asli di sistem operasi Windows Vista saya, hanya ingin melihat seperti apa sih versi 7 peramban ini. Saya melihat ada banyak pembaruan yang cukup signifikan, saya rasa kecepatan bukaan halaman pun jadi lebih baik.

Sayangnya saya masih menemukan beberapa kendala untuk peramban yang satu ini. Masih belum ramah untuk mendapat kecepatan tinggi di lebar pita rendah (up to 64 kbps). Sehingga beberapa halaman dengan java atau ajax pun jquery agak lambat dibukanya.

Alhasil, saya kembali menggunakan Opera Web Browser, untuk urusan kecepatan, sementara peramban bermesin Presto masih bisa diandalkan, walau untuk fitur web seperti CSS3 masih lebih unggul peramban bermesin WebKit ala Chrome & Safari.

Jadi kembali menikmati fitur web minimalis ala Opera dengan kecepatan yang lumayan tidak membuat menunggu lama.

Iklan

11 Comments

    1. Deden Hf,
      Kadang pengaya di Fx suka saling konflik kalau ndak ngerti 🙂 – dan ndak banyak yang sepertinya bisa memanfaatkan Fx dengan keunggulan pengayanya.
      Sehingga untuk yang memang hanya benar-benar basic user, saya sering menyarankan menggunakan Opera atau Safari :).

      Suka

      Balas

  1. Aku sih gak ada masalah dengan chrome malah dengan yang lain aku merasa kurang nyaman. He…he…he…. bukan karena meneukan yang baru terus yang lama ditinggalkan, yang lama masih serin aku pakai tapi saat mau membuka account ku pada saat yang bersamaan.

    😆

    Salam hangat serat jabat erat selalu dari Tabanan

    Suka

    Balas

    1. Pak Sugeng,
      Itu ala suka karena terbiasa. Saya suka kok sistemnya Chrome yang unik itu. Tapi memang ada pertimbangan tersendiri dalam memilih peramban :).

      Suka

      Balas

  2. Oya, satu lagi kekurangan Opera yang masih belum diperbaiki hingga versi 11.00 – yaitu masih kurang responsif atau agak lambat dalam merender file CSS halaman web. Ini cukup terlihat ketika kita menggunakan koneksi yang relatif agak lambat. Katakanlah menggunakan koneksi via modem wireless.

    Tapi ini cuma hasil pengamatan saya. Pengguna lainnya mungkin punya pengalaman berbeda ya.

    Suka

    Balas

    1. Mas Is,
      Opera memang belum begitu bagus dalam membaca CSS (terutama CSS3), tapi cukuplah untuk membaca konten 🙂 – saya belum mencoba Opera 11 (belakangan lagi malas mencoba-coba versi beta).
      Saya menggunakan Opera di Windows, dan masih Firefox di Linux. Chrome sendiri saya memiliki pengalaman agak kurang responsif terhadap script tertentu, misal salah satu keanehan yang saya alami, ketika mencari menggunakan Google, justru klik telusuri tidak responsif pada halaman penelusuran, dan harus menggunakan address/search bar di peramban Chrome sendiri. Dan beberapa script sejenis, seringkali menimbulkan keheranan.

      Suka

      Balas

  3. Kalau saya beberapa bulan terakhir ini udah mantap menggunakan Chrome. Apalagi pengaya 'readability'nya sangat mudah digunakan dan sangat membantu bagi saya.

    Versi terbaru Chrome sampai komentar ini saya tulis yaitu 9.0.587.0 (barusan saya install di laptop saya).

    Masalah kecepatan menampilkan halaman web, cukup memuaskan sih bagi saya. Yang jelas, lebih ringan dan stabil daripada Firefox.

    Kalau Opera, yang membuat saya agak kurang nyaman yaitu masih agak berat ketika menggulung halaman web. Seperti menggulung dalam air rasanya. Goyang-goyang gitu deh, walau agak halus/soft.

    Suka

    Balas

  4. Kalau saya masih mnggunakan mozila mas, klo GC loadingnya agak lma & berat. Sedangkan opera sering error di laptop saya mas… 🙂

    Namun, klo koneksi internetnya agak lelet saya mnggunakan hp & kebetulan hp saya jga sudah mndukung wifi mas,, 😀

    Suka

    Balas

    1. Fadhly,
      Entah menurut saya kalau Fx murni tanpa ABP dan Script Blocker, masih agak lambat dibandingkan Chromium, tapi entah kenapa WebKit yang sama di Safari malah agak lama (dalam kondisi sama-sama tanpa cache web lho). Sedangkan Opera saya mengandalkan fitur turbo dan gambar tersimpannya, ndak apa-apa menghabiskan lebih banyak space di HDD, yang penting lebih cepat :D.

      Suka

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.