Seluas Semesta

Ada sebuah diskusi unik saya lewati berselang waktu lalu. Sebuah pertanyaan sederhana, bagaimana mendeskripsikan Maitreya? Tentu saja hanya menyimak, karena saya tidak memiliki deskripsi apapun.

Jika saya kutipkan sebuah sajak yang dilafalkan oleh Master Xu-Yun ketika memasuki aula pemujaan Maitreya di Bao-Lin…

Ketika si perut gendut menggeledek dengan gelegar suara tawanya
Ribuan teratai putih turun menghujani seluruh dunia
Dengan tas gombalnya, ia begitu luas bak semesta raya
Membabar Dharma di bawah Taman Pohon Bunga Naga, ia akan menggantikan Sang Buddha.

(Xu-Yun, “Awan Kosong”, Otobiografi hal. 242).

Jika seluas semesta, maka saya rasa saya sendiri tidak akan memiliki deskripsi yang tepat untuk Maitreya.

Iklan

3 pemikiran pada “Seluas Semesta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.