BloGTK! 2.0 dan OpenSuse 11.3

Jika Anda ingin mencari peranti lunak ala Windows Live Writer di Windows untuk Linux, mungkin saat ini belum ada yang sebaik itu. Yang mendekati adalah Blogilo, tapi sayangnya menggunakan lingkungkan KDE, sehingga mungkin agak kurang pas untuk Desktop Gnome saya. Tapi bagusnya, Blogilo kini sudah bisa diakses via repositori kontribusi milik OpenSuse jadi bisa dipasang langsung melalui YaST.

Alternatif lain yang lebih pas untuk Gnome adalah menggunakan BloGTK! sebuah mesin klien blog sederhana namun mencukupi dibandingkan dengan menggunakan Gnome Blog yang sungguh-sungguh minimalis itu. Tidak selengkap Blogilo memang, namun sebagai standar saya rasa mencukupi.Blog-blog yang didukung oleh klien ini adalah:

  • MovebleType versi 2.5 atau di atasnya;
  • Blogger;
  • WordPress 1.5 atau di atasnya; dan WordPress.com;
  • Windows Live Spaces;
  • Blog lain yang menggunakan MetaWeblog API.

Untuk memasangnya, Anda harus mengunduhnya terlebih dahulu dari situs resminya. Kemudian menginstalnya dengan menggunakan terminal.

Silakan buka Gnome terminal, pertama masuk ke lokasi di mana berkas unduhan berada, misalnya saya menempatkannya di map Download setelah diunduh via peramban, maka masuk ke map tersebut dahulu:

cd /home/username/Downloads

Lokasi di atas adalah lokasi map Downloads sebagai setelan asli OpenSuse 11.3 jika Anda tidak mengubahnya.  Kemudian berkas dibuka dulu ke dalam map tersendiri dengan perintah:

tar -zxvf blogtk-2.0.tar.gz

Nama berkas disesuikan dengan  versi yang kita unduh. Setelah perintah itu, maka akan dihasilkan sebuah map baru bernama blogtk-2.0, masuk ke dalam map tersebut dengan perintah:

cd blogtk-2.0

Dan lakukan perintah pemasangan dengan perintah di bawah kuasa admin:

sudo make install

Sebaiknya dibaca kembali bagian “readme”, karena perintah yang digunakan bukan ./configure atau make di sini jika saya tidak salah.

Jika berjalan lancar, maka aplikasi sudah dapat digunakan. Silakan lihat pratampilnya di sini, karena gambarnya agak besar.

Pratampil BloGTK! 2.0 dengan jendela dasbor (kiri) dan penyuntingan konten (kanan)

Untuk sekadar menulis di blog, maka peranti lunak yang satu ini sudah cukup. Memiliki antarmuka grafis yang ramah, serta penyuntingan yang memadai, mesinnya juga cukup ringan. Sayangnya jika ingin menyajikan multimedia, maka dukungan WYSIWYG belum memadai pada klien yang satu ini.

  Copyright secured by Digiprove © 2011 Cahya Legawa

Iklan

8 pemikiran pada “BloGTK! 2.0 dan OpenSuse 11.3

  1. kenapa Mac yang paling rentan bli, bukanx basic-nya sama kaya linux, hampir tidak ada virusnya.

    Tenang saja bli, selain deefreeze saya juga memasang antivirus yang selalu ter-update. Ya kita kan bisa pilih2 situs yang aman.

    Suka

    1. Fad,
      Virus komputer kan mengikuti pasar komputer dunia, jika lebih dari 90% pasar komputer dunia diisi Windows, kenapa mesti ada banyak virus di sistem operasi lain.
      Jika pembuat virus ingin menemukan keuntungan, pastinya dia akan menyasar korban yang paling banyak bisa dicari kan 🙂 – Ya, Windows-lah yang menjadi sasaran. Namun justru inilah yang membuat evolusi Windows dari waktu ke waktu semakin tangguh dalam menghadapi serangan-serangan seperti ini. Windows Vista dan 7 termasuk sistem operasi yang paling aman saat ini dibandingkan Mac OSX.
      Jika kita kumpulkan hacker untuk menyerang antara Free BSD, Linux, Windows, dan Mac OS. Pasti akan memilih Mac OS, karena paling mudah dibobol keamanannya, yah – sejarah menunjukkan seperti itu. Hanya saja, karena selama ini tidak ada keuntungan untuk membobol Mac OSX, jadinya hal itu nyaris tidak pernah terjadi.

      Ada banyak kok artikel di Internet menunjukkan hal ini, salah satunya: http://www.secpoint.com/Top-10-Most-Secure-Operat… dan misalnya http://defensetech.org/2010/05/11/the-race-to-bui….

      Tapi ya kembali, keamanan sistem operasi sepenuhnya ada di tangan pengguna. Sekarang banyak pengguna Windows sudah tidak mengeluhkan masalah infeksi virus lagi – kecuali yang masih menggunakan XP mungkin.

      Keuntungan Mac OSX bagi saya tetap hanya pada sisi aksesibilitasnya yang mudah, artinya lebih mudah menggunakan Mac OSX daripada Windows bagi orang yang tidak pernah menggunakan komputer sama sekali. Tapi dari segi keamanan, saya tidak akan memilih Mac OSX sampai mereka memperbaiki kemanannya, dan banyak review yang sudah mengarah ke situ.

      Suka

  2. iskandaria

    Weh, boleh juga nih dicoba di Ubuntu saya. Tapi selama ini saya kalo mau nulis untuk blog ya pakai Word aja 😛 Kalo untuk edit-edit HTML-nya, saya terbiasa langsung di dashboard..he..he..

    Untuk mengakali koneksi yang putus atau lelet. Saya simpan dulu sebagai draft. Setelah edit-edit dan melihat preview-nya sudah memuaskan, baru saya tekan tombol publish.

    Suka

  3. iya ada bli, dan saya tidak mengerti bahasa perintah itu, LoL,

    kalo di windows saya sudah merasa aman dengan adanya deepfreeze. Jadi soal virus tidak terlalu memikirkan lagi.

    Pengennya ganti Mac, tapi ngumpulin duit dulu, kemarin di BM cuma 3,5 juta sih yang pro. OSx keren. Dulu tak pikir app di Mac kudu beli yang original kabeh, ternyata bajakannya juga banyak kata teman.

    Suka

    1. Fad,
      Hari gini masih pakai Deepfreeze? :lol:.
      Saya malah tidak aman dengan adanya Deepfreeze, karena pengguna Deepfreeze sering kali melalaikan apa yang disebut real-time protection. Coba saja kalau komputernya diadu memasuki situs-situs berbahaya, pasti yang pakai Deepfreeze jebol duluan daripada Windows dengan real-time protection yang baik. Ya, kalau bahayanya cuma merusak berkas yang notabene bisa dikembalikan, kalau ala virus ganas yang membuat PC meledak, itu sih sudah habis riwayat namanya. Makanya saya tidak pernah merekomendasikan deepfreeze untuk Windows, tapi mengoptimalkan keamanan yang baik dan siaga setiap saat. Tapi ini sih pandangan saya pribadi.

      Yah, ini dia, pakai Mac lagi. Ha ha…, ndak apa-apa, bagus kok. Usabilitas dan aksesibilitasnya sangat baik dibandingkan Windows. Tapi dari segi keamanan, Mac adalah yang paling rentan daripada Windows dan Linux. Dan harganya selangit, kecuali kalau pakai Hackintosh (tapi hanya untuk basis i386 saja rasanya) :D.

      Suka

  4. wah… gini ne sulitnya pake linux… pake perintah2 gitu… nggak tinggal klik2 aja bli.. hehe..

    saya pake windows saja… untung pake yang original.. meskipun software2 didalamnya masih ada yang bajakan.. hahaha

    Suka

    1. Fad,

      Kalau tidak tersedia di repositori, maka pemasangannya lebih enak secara manual via terminal. Kalau misalnya pengguna Ubuntu yang sudah ada BloGTK di repo mereka, maka tidak perlu repot pakai terminal, cukup klik & install, maka selesai.

      Bukannya Windows juga bisa lewat terminal, coba tekan Win+R jika tidak salah, kemudian ketik <code>cmd</code> untuk menjalankan Command Prompt, dari sana kan software bisa di-install, betul ndak.

      Buktinya banyak virus komputer mereplikasi diri dengan cara dan trik serupa :D.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.