Triple Boot Vista – OpenSuse 11.3 – Ubuntu 10.10

Setelah memanggil konsultan malam ini, saya bisa juga mengaktifkan triple boot dengan Windows Vista SP2, OpenSuse 11.3 dan Ubuntu 10.10 di Notebook Acer TravelMate 6293 saya. Sebelumnya saya hanya menggunakan dual-boot, Ubuntu baru malam ini dipasang. Cukup kaget juga, karena saya melepaskan sejumlah besar ruang kosong dari Windows Vista dengan menggunakan peranti lunak pihak ketiga (kebetulan ada beberapa yang bertipe freeware).

Saat saya memasang dengan menggunakan advance partition, ternyata logika memasang Ubuntu tidak persis dengan OpenSuse. Rasanya menemukan dunia yang berbalik sama sekali. Tapi saya memecah partisi menjadi dua bagian sesuai saran Bli Dani, satu untuk swap dan satunya untuk root. Tinggal kemudian Maverick Meerkat dipasang pada partisi tersebut.Pasca pemasangan selesai, maka sistem akan reboot, kami menemukan bahwa yang aktif hanya GRUB milik OpenSuse, dan tidak tampak adanya pilihan untuk boot Ubuntu dari lokasi tersebut. Jadi Bli Dani membuat beberapa percobaan menambahkan boot loader pada menu.lst di GRUB OpenSuse agar bisa membuka boot/grub Ubuntu.

Setelah beberapa uji coba akhirnya berhasil juga.

Panduannya ada di forum OpenSuse. Kira-kira akan berlaku sama juga, hanya beberapa parameter perlu diubah untuk menentukan area boot yang tepat. Hanya pastikan saja jangan sampai salah ketik, ha ha…, saya mengalami kesulitan karena beberapa kali salah ketik.

  Copyright secured by Digiprove © 2011 Cahya Legawa

Iklan

4 Comments

  1. Congratulations…

    Wah jika saya punya koneksi Internet yang ngebut dan bisa mendatangkan konsultan tersebut saya ingin dipasangkan Arch Linux. 😀

    Kenapa tidak memasang yang LTS saja?

    Suka

    Balas

    1. Mas Agung,
      Koneksi Internet saya tetep lelet Mas, itu sih minjem koneksi Internet kampus, dan kebetulan memang dipasang di server kampus kan berkasnya (<code>repo.ugm.ac.id</code>).
      Saya tidak pernah berpikir untuk memasang versi LTS atau yang biasa, soalnya dari dulu pakai OpenSuse juga tidak ada isitilah LTS 😀 – kalau mau benar-benar LTS, pakai Arch Linux saja ala Bli Dani.

      Suka

      Balas

      1. Mas Cahya,

        Ou… yang nitip mengunduh berkas Ubuntu 10.10 lewat Intranet kampus kemarin tho! Maksud saya adalah koneksi Internet untuk instal ini-itu dan update beberapa aplikasi. Sekarang mau update Firefox saja masih harus curi-curi peluang hehe. 😀

        Haha… sekarang sudah ndak punya keberanian yang cukup untuk memasang Arch Linux sendiri lagi.

        Suka

        Balas

        1. Mas Agung,
          Saya kalau mau update ndak pakai IM2 yang kenceng itu, cukup pakai MOBI yang cuma bisa sampai 64 kbps. Lambat sih, kemarin malam update Ubuntu sekitar sampai 500 MB perlu semalaman.

          Tapi Arch Linux lagi naik daun sekarang di Distro Watch lho 😀 – kalau OpenSuse lagi turun. Pasang-pasang saja Mas, kalau hancur paling mulai lagi dari awal, he he.. :lol:.

          Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.