Pertolongan Pertama pada Kejang

Anda mungkin bertanya-tanya, apa sih pertolongan pertama pada kejang? Terutama tentunya pada mereka yang menderita epilepsi (ayan). Berikut adalah beberapa tips jika Anda atau seseorang yang Anda sayangi menderita menderita epilepsi.

Selalu membawa identifikasi medis. Maksudnya di sini adalah sesuatu yang mengidentifikasikan bahwa seseorang menderita epilepsi. Jika situasi darurat terjadi, maka orang di sekitar yang menemukan penderita akan mengetahui bahwa penderita memiliki status epilepsi dan bisa membantu mengamankan dan menolong penderita.

Identifikasi medis tidak selalu harus sesuatu yang formal, perhiasan berupa gelang, liontin, jam tangan atau sesuatu yang bisa menunjukkan bahwa pembawanya adalah penderita epilepsi akan sangat membantu. Anda bisa menemukan contohnya di sini, dan Anda bisa membuatnya sendiri.

Pastikan bahwa keluarga, teman-teman, dan rekan kerja anda mengetahui bahwa Anda menderita epilepsi atau kejang.

Hindari tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan bahaya, seperti lokasi di ketinggian atau di sekitar mesin-mesin yang bergerak baik di rumah, sekolah maupun tempat kerja ketika Anda memiliki periode kejang yang aktif. Meskipun ada risiko.

Penting bagi Anda (penderita) untuk tetap aktif, namun tetap berhati-hati dan waspada dalam mengikuti olahraga atau kegiatan lainnya. Hindari kegiatan yang berpotensi berbahaya seperti mandi, berenang, mendaki tanpa adanya orang lain yang mengawasi/menjaga di dekat Anda. Usahakan Anda didampingi oleh orang yang mengetahui tentang kejang anda, dan terlatih dalam teknik penyelamatan penderita kejang. Gunakan alat keselamatan yang standar saat berolahraga, misalnya helm dan jaket pelampung saat melakukan olahraga kano.

Jika Anda mendapatkan resep obat-obatan antikejang (antikonvulasan), jangan berhenti mengonsumsi atau mengubah dosisnya tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter anda. Tipe antikonvulsan yang diresepkan pada anda umumnya bergantung pada jenis epilepsi yang anda miliki, dan dosisnya bergantung usia, berat badan dan jenis kelamin anda serta faktor-faktor lainnya.

Waspadalah terhadap kemungkinan interaksi antarobat jika Anda mengonsumsi obat lain selain antikonvulsan, termasuk obat yang Anda beli secara bebas dari apotek atau warung. Selalu hubungi dokter anda atau ahli farmasi jika Anda tidak yakin apa yang mungkin terjadi sebelum mengonsumsi obat.

Hindari alkohol, karena bisa mengurangi keefektifan obat yang Anda minum.

Jika Anda hendak memberi pertolongan pada penderita kejang, maka berikut adalah yang perlu Anda lakukan:

  • Longgarkan sandang (pakaian) pada daerah leher penderita.
  • Jangan coba menahan atau menindih penderita pada area dada, ini bisa menimbulkan cedera/perlukaan.
  • Jangan coba memasukkan benda ke dalam mulut penderita, ini juga bisa menimbulkan cedera.
  • Yakinkan (tenangkan)orang-orang di sekitar, mereka mungkin akan panik, minta mereka untuk memberikan ruang bagi penderita.
  • Singkirkan benda-benda tajam dari sekitar penderita untuk mencegah cedera.
  • Seusai kejang, Anda dapat membaringkan penderita pada salah satu sisinya guna mempertahankan jalan napas dan mencegah tersedak.
  • Pasca banyak serangan kejang, mungkin akan terdapat periode di mana penderita bingung dan sebaiknya tidak ditinggalkan sendiri.
  • Dalam banyak kasus, khususnya jika seseorang diketahui menderita epilepsi, tidaklah selalu perlu menghubungi ambulans. Namun jika kejang bertahan lebih dari 5 menit, atau kejang lain muncul dengan segera setelah kejang awal berakhir, atau jika penderita tidak bisa disadarkan setelah gerakan tubuh berhenti, maka ambulans sebaiknya segera dihubungi. Jika Anda menduga ada hal lain yang mungkin keliru, atau penderita memiliki kondisi medis lainnya seperti penyakit jantung atau diabetes, segera hubungi dokter.

Diadaptasi dari “First Aid Seizures”.

Iklan

2 pemikiran pada “Pertolongan Pertama pada Kejang

  1. hmm untung saya gak pernah kejang.
    btw Disqus berat banget bro. Saya lagi keabisan benwit jadi tiap kali ke blog ini gak bisa tinggalin komentar. kenapa gak pake yg standar aja?! hehehe

    Suka

    1. Indobrad,
      Setidaknya bisa melakukan pertolongan pertama pada penderita kejang :).
      #OOT, Disqus lebih nyaman dikelola dibandingkan sistem komentar bawaan WordPress, dan bebas spam :). Rasanya tidak berat kok, bahkan pada kecepatan 64 Kbps saya tidak mengalami masalah.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.