Aku melihat ulang perencanaanku untuk beberapa waktu ke depan, dan sungguh mengagetkan sebenarnya jika menemukan bahwa segala sesuatunya penuh sesak. Ah, serasa pasar malam saja.

Tiba-tiba saja gambaran tentang kegiatan yang memenuhi bantalan harianku menumpuk seakan aku masih belum melihat ujungnya yang menembus di antara awan.

Setidaknya jam ini agak tenang, karena aku bisa beristirahat, setidaknya cadangan obat masih ada untuk seminggu ini.

2 pemikiran pada “Tiba-tiba Penuh Sesak

Comments are now closed.