The Owls of Ga’Hoole

Malam minggu ini tidak ada acaranya selain melemaskan tulang punggung yang belakangan ini agak mulai kaku. Pikir-pikir saya sudah lama tidak menonton film lagi, dan rasanya bisa terancam tidak bisa menonton lagi sejak MPA tidak lagi mengedarkan film-filmnya di Indonesia – terima kasih untuk aturan pajak yang baru. Sehingga kembali lagi ke layar sempit (alias notebook) karena layar lebar tidak lagi menyenangkan.

Untuk menghindari pembajakan, saya pun meminjam film saja – lebih baik begitu rasanya. Kali ini saya meminjam film animasi “Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole”, yang sebenarnya merupakan film yang sudah beredar sejak akhir tahun lalu. Tapi karena belum menontonnya, ya saya pilih saja.

Legend of the Guardians

Film animasi ini memiliki latar cerita dan imajinasi seperti dongeng untuk anak-anak di abad pertengahan. Hanya saja dituangkan ke dalam karakter binatang, dalam hal ini mayoritas adalah burung hantu (owl). Kisahnya tentang anak-anak burung hantu yang diculik oleh sekelompok burung hantu dewasa yang menyebut diri mereka “The Pure Ones”, sekelompok burung hantu yang tampak di awal film memiliki peran antagonis yang sangat kentara.

Kisahnya berurat pada dua anak burung hantu yang berhasil lolos dari tahanan dan kerja paksa “The Pure Ones” dan berusaha menemukan “The Guardians” – kelompok atau mungkin tepatnya kerajaan burung hantu yang berperan menjaga kedamaian dunia burung hantu, mereka perlu memberitahukan “The Guardians” bahwa sesuatu yang sangat jahat sedang berlangsung di tempat mereka pernah disekap. Namun masalahnya, selama ini “The Guardians” hanyalah sebuah mitos atau dongeng yang diceritakan oleh orang tua mereka pada anak-anak ini, dan mereka sendiri tidak tahu pastinya di mana letak “Ga’Hoole” yang menjadi pusat kerajaan “The Guardians”.

Ceritanya dan penciptaan karakternya cukup unik, namun juga tidak terlalu rumit, mungkin karena dibuat sebagai film animasi keluarga sehingga juga mudah dicerna oleh kelompok usia anak-anak. Namun bagi saya cukup menarik, walau tidak menonton dengan efek gambar 3D atau suara Dolby Digital.

Iklan

8 pemikiran pada “The Owls of Ga’Hoole

  1. Rismanto

    hmmm sudah lama sy ga nonton film animasi buatan barat soalnya tidak begitu suka dengan tipikal cerita dan karakternya yang kebanyakan ditujukan buat keluarga dan anak2. let's see if this movie will worth watching.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.