Tersandar di Sisi Keheningan

Ketika napas melangkah masuk ke dalam kehidupan, seutas lembayung tengah asyik memoleskan hembusan nirupa yang menjadikannya tidak hanya sebuah jantung yang berdegup. Ia seperti setetes sabda di antara kehampaan yang tak memiliki langit sebagai naungan.

Ia membuka mata dalam gulita, setetes sabda tepercik menjadi cahaya. Di sana keheningan berhenti dan menanggalkan kala dalam buaian nirdaya.

Arca Buddha

Aku menjadi seluruh kelahiran dan kematian, dan seluruh kebijaksanaan menjadi luruh bersama berakhirnya sang waktu. Hakikat dari tujuan adalah kehampaan akan awalan, dan makna dari kebebasan adalah keheningan yang tak dapat disederhanakan lagi.

Iklan

6 pemikiran pada “Tersandar di Sisi Keheningan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.