Memblok Iklan di Internet Explorer 9

Anda mungkin bingung mencari sejenis Adblock atau ABP di Internet Explorer 9 yang baru saja dirilis, atau mungkin serta merta meninggalkan keinginan menggunakan Internet Explorer 9 karena tidak mengetahui cara persis guna memblok iklan-iklan menyebalkan pada situs-situs yang Anda temui? Sebenarnya sejak dulu sudah ada banyak cara untuk memblok iklan di Internet Explorer, hanya saja mungkin tidak semua pengguna familier untuk itu.

Pengguna Firefox & Chromium serta turunannya mungkin dimanjakan dengan penggunaan pengaya dan ekstensi yang memudahkan, maksudnya Anda tinggal memasang dan menggunakannya. Tapi beberapa peramban modern merasa perlu membenamkan sistem perlindungan klien yang lebih mumpuni, lebih dari sekadar pemblok iklan semata. Opera telah melakukan ini dengan sistem penghalang elemen web-nya, dan jika Anda berpengalaman menggunakan Opera, maka menggunakan Internet Explorer 9 bukanlah sesuatu yang sulit.

Beberapa orang mungkin menyebut sistem penghalang markah (termasuk iklan) pada peramban modern ala Opera 11 & Internet Explorer 9 terlalu advance (canggih), tapi sebenarnya mungkin seperti inilah perkembangan peramban modern ke depannya, jadi ada baiknya menjadi familier juga. Karena sepertinya (saya belum mencoba melihatnya sendiri), Firefox 4 dan Chromium 10 juga memiliki fitur & fungsi yang serupa. Apalagi mengingat pengaya & ekstensi sering bermasalah dengan pembaruan peramban itu sendiri (oleh karena dikembangkan oleh pihak-pihak yang berbeda), sehingga mengenal sistem pemblokan markah & iklan ala peramban Opera atau Internet Explorer 9 menjadi pembelajaran penting bagi pengguna Internet ke depannya.

Internet Explorer 9 memiliki pelbagai sistem perlindungan yang relatif lebih unggul & ramah dibandingkan peramban modern lainnya saat ini. Salah satunya adalah fitur “tracking protection” atau perlindungan pelacakan. Dan fungsi inilah yang akan kita gunakan.

Dengan menggunakan fitur perlindungan pelacakan pada Internet Explorer 9, pengguna dapat membuat daftar perlindungan pelacakan atau yang dikenal sebagai TPL (tracking protection list). Daftar tersebut memuat alamat-alamat situs tertentu yang hanya akan muncul jika pengguna mengunjungi langsung situs tersebut di peramban. Misal kita menambahkan situs A ke dalam daftar, maka kita masih bisa mengunjungi situs A secara langsung, namun jika ada iklan dari situs A di situs B yang sedang kita kunjungi, maka markah iklan tersebut akan dihalangi. Jika Anda ingin mengenali lebih jauh tentang perlindungan ini, silakan membaca artikel “IE9 and Privacy: Introducing Tracking Protection”.

Untuk menyetel fitur ini agar berfungsi di Internet Explorer 9, Anda perlu memanggil jendela “Perlindungan Pelacakan” (berikut saya menggunakan Internet Explorer 9 dengan antarmuka Bahasa Indonesia, yang menggunakan antarmuka bahasa lain silakan menyesuaikan):

  1. Klik pada ikon “Alat” (Alt + X)
  2. Pilih: “Keselamatan”
  3. Pilih: “Perlindungan Pelacakan”, Anda akan menemukan jendela bukaan seperti tampilan berikut;

Kelola Pasang Tambah IE9

Gambar tersebut menunjukkan munculan jendela kelola “Kelola Pasang Tambah” pada Internet Explorer 9. Lalu pilih “Dapatkan Daftar Perlindungan Pelacakan Daring”, maka Anda akan membuka sebuah jendela Internet Explorer baru yang mengarah pada halaman “Internet Explorer Gallery Tracking Protection Lists”. Di sini Anda dapat memilih pelbagai TPL yang telah disediakan sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika Anda penggemar Adblock Plus, maka Anda bisa memilih “EasyList”.

Jika langkah-langkah di atas terlalu rumit bagi Anda, dan Anda hanya ingin pengamanan seperti AdBlock Plus yang ada di peramban Firefox atau Chromium anda. Maka ada cara yang lebih mudah, lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Kunjungi halaman “EasyList” milik AdblockPlus.Org yang khusus memuat varian TPL untuk Internet Explorer 9: EasyPrivacy Tracking Protection List.
  2. Lalu klik pada pranala markah Java yang bertuliskan: Add EasyPrivacy Tracking Protection list to Internet Explorer 9.
  3. Daftar sudah siap digunakan (lihat gambar di bawah).

Daftar Pelacakan EasyList pada IE9

Nah, sekarang Anda sudah dapat berselancar dengan ketangguhan Internet Explorer 9 tanpa khawatir diganggu markah iklan, namun tentu saja EasyList dari Adblock Plus belum melindungi dari semua iklan, itu sebabnya Anda bisa melakukan personalisasi pada sistem ini. Dengan sistem keamanan & privasi seperti ini, maka saya masih tidak ragu merekomendasikan Internet Explorer 9 pada pengguna Windows Vista & 7 tentunya.

Iklan

20 pemikiran pada “Memblok Iklan di Internet Explorer 9

    1. Mbak Zee, memang IE9 tidak dapat dipasang di Windows XP, tapi IE8 masih bisa kok Mbak. Kadang beberapa program mintanya dibuka dengan IE, jadi tidak ada salahnya di Windows XP ditingkatkan hingga Internet Explorer 8 – meski saya tidak merekomendasikannya untuk berselancar :).

      Suka

    1. Pak Jarwadi, sebenarnya lebih mirip penerapan pengaya <code>NoScript</code> dari Firefox secara canggih. Tapi daftar yang diblok bisa kita dapatkan dari EasyList milik Adblock Plus atau kita buat sendiri.

      Suka

  1. iskandaria

    Waduh, bikin saya makin gatel mau jajal IE 9 aja nih mas. Dari cara kerja tool di atas, berarti hanya iklan dari situs-situs yang belum begitu familiar bagi kita saja yang bisa muncul. Konsepnya cukup baik kalau begitu.

    Suka

    1. Mas Is, tergantung daftar yang kita gunakan, bisa juga kita buat daftar sendiri – seperti memblok AGC di Chromium itu 🙂 – hanya saja saya belum belajar sampai bagaimana caranya membuat TPL sendiri. Saya masih lebih suka fitur pemblok elemen milik Opera, lebih ramah. Yang ini mesti belajar dulu bikin TPL-nya :D.

      Suka

  2. Padly

    Mau tanya Bli! Kalau tulisan 2 kolom, tampil 2 kolom juga di IE9 ya Bli? Apa seperti Opera -yang ga bisa merender CSS 2 kolom-.

    Huuh! Karena Microsoft diskriminatif -Masa IE 9 hanya untuk Vista dan 7-. Ku tinggalkan Dia 😦

    Suka

    1. Padly, eh…, sejak kapan Opera dan IE ndak bisa rendering CSS dengan 2 kolom? Kalau maksudnya yang seperti dicontohkan di diynamic drive, saya rasa semua peramban ndak masalah deh :). CSS3 saja IE9 masih lebih unggul dibandingkan Google Chrome :D.

      Ha ha…, kalau begitu tunggu Windows 8 yang mungkin versi beta atau alfa-nya rilis akhir tahun ini :lol:.

      Suka

        1. Mas Padly, tadi saya intip elemennya, sepertinya elemen-elemen tersebut memang tidak dikenal dalam rending Presto 2.8 (sebagaimana yang ada di CSS Multi-column Layout Module support in Opera Presto 2.8).

          Desainnya mengatakan menggunakan CSS level 2.1, tapi beberapa elemen seperti dalam baris {<code>padding-top: 50px;-webkit-column-count: 2; -moz-column-count: 2; column-count: 2; -webkit-column-gap: 40px; -moz-column-gap: 40px; column-gap: 40px;</code>} rasanya akan banyak yang tidak dikenali, karena dibangun dengan standar pengecualian untuk beberapa peramban tertentu, tapi tidak sesuai dengan standar web secara umum (menilik lagi W3C). Coba saja dicek dengan CSS validator ;).

          Bagi peramban seperti Opera dan Internet Explorer yang mengusung standar web umum, multikolom tidak akan dikenali. Tapi bagi Mozilla Firefox (bermesin Gecko) dan Chrome (bermesin WebKit), karena sudah disuntik elemen pengecualian, akan mengenalinya.

          Jadi menurut saya, bukan karena Opera 11 atau Internet Explorer 9 yang tidak mampu membaca tulisan 2 kolom, tapi karena standar web yang lebih ketat pada kedua peramban tersebut yang membuat elemen dengan aksesibilitas minimal "tidak dihiraukan" – CMIIW.

          Suka

        2. Padly

          Sebelumnya pernah aku tambahkan <code>-o-column-count</code> &<code>-o-column-gap</code>, juga ga ngefek Bli. Mungkin lebih aman make <code>div</code> kali ya.

          Suka

        3. Mas Padly, itu hanya asumsi saya saja dari melihat sekilas. Monggo dicoba-coba mandiri, he he…, saya akan angkat bendera putih jika berbicara tentang desain web :D.

          Suka

        4. Padly

          Karena itu Bli, Opera ga pernah aku pakai 😉

          Ya sudah. Matur suse´me Bli (Betul ya? Terimakasih dalam bahasa Bali).

          Suka

        5. Mas Padly, kalau saya mungkin kebalikan, jika di Opera tampak ada "yang salah" meski di peramban lain "tampak benar", berarti kemungkinan besar desain web-nya ada yang keliru. Kebalikannya jika Opera sudah benar, tapi di peramban lain terlihat "kurang pas", desain web-nya kemungkinan sudah benar. Karena Opera mengusung standar web yang lebih ketat, maka dari itu saya pakai Opera ;).

          Iya, suksma mawali (terima kasih kembali) :).

          Suka

        6. Padly

          Jadi penasaran, akhirnya ku install Opera. Ternyata hancur punyaku ancur, tapi aku tidak sendiri, masih ada teman si Dustin Curtis juga 😀

          Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.