Uptime dan Downtime sebuah Blog

Bagi mereka yang mengelola blog dengan domain sendiri (kustom), performa sebuah server dalam menangani blog yang ditempatkan di sana mestilah baik – pun tidak berarti harus selalu sempurna. Karena memang normal bahwa sebuah situs pada servernya akan memiliki uptime & downtime masing-masing.

Sebuah server yang baik akan memiliki rasio uptime berbanding downtime adalah setidaknya mencapai 99:1, atau dalam kata lain lebih dari 99%  merupakan uptime. Jadi dalam 100 kali akses, hanya ada setidaknya 1 saja masalah yang timbul karena akses blog tersebut. Jika downtime terlalu banyak, meski tidak ada efek samping yang bermakna bagi mereka yang hanya sekadar ngeblog atau menulis blog sebulan sekali, tapi bagi mereka yang menggunakan blog lebih banyak tentu saja akan menimbulkan satu atau dua masalah.

Bagi narablog yang ingin memastikan blog-nya atau situsnya memiliki uptime yang cukup baik, bisa saja menggunakan pelaporan waktu uptime secara berkala, misalnya sebulan sekali. Hal yang sama juga sering diterapkan bagi mereka yang memantau lalu lintas (trafik) kunjungan pada situsnya. Jika ada masalah pada server, atau pada bulan-bulan tertentu menunjukkan penurunan kinerja server, Anda mungkin bisa mempertimbangkan memindahkan hosting situs anda ke server lainnya. Meski pun juga berupa shared hosting.

Uptime Reports

Pratampil di atas adalah contoh sebuah laporan berkala sederhana untuk memantau uptime & downtime sebuah situs.

Bagi saya sementara ini, laporan seperti ini bisa membantu memantau performa server yang digunakan untuk menempatan situs ini. Sehingga saya tidak memerlukan laporan yang terlalu rumit. Namun bagi mereka yang menjalankan situsnya untuk berbisnis, maka kehilangan banyak waktu karena downtime sebuah situs berarti juga kehilangan pemasukan (baca: uang), maka laporannya bisa jadi lebih rumit, apalagi jika menggunakan dedicated hosting service.

Sedangkan jika blog tidak terlalu sering diperbarui kontennya, dan juga disediakan melalui layanan gratis seperti Blogspot atau WordPress, maka laporan uptime & downtime saya rasa bukanlah sesuatu yang esensial diperlukan oleh admin blog yang bersangkutan.

Iklan

11 pemikiran pada “Uptime dan Downtime sebuah Blog

  1. iskandaria

    Wah, saya malah belum pernah mengecek uptime menggunakan layanan pingdom itu. Kayaknya harus daftar dulu ya untuk bisa menikmati layanan pengecekan itu. Sebelumnya saya cuma memanfaatkan fitur pengecek loading time saja.

    Rata-rata uptime (menurut klaim) web hosting yang pernah saya baca yaitu berkisar 99 koma sekian persen. Standar lah 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.