OpenSUSE 11.4 KDE via VirtualBox

Sudah lama saya tidak mencoba dekstop KDE, karena lumayan banyak masih ada ruang hard disk di Ubuntu 11.04 yang saya gunakan, akhirnya saya memutuskan untuk mencicipi KDE milik openSUSE 11.04. Hanya saja, saya tidak ingin menggunakan mekanisme multiboot, karena Ubuntu dan openSUSE memiliki tipe GRUB yang berbeda, itu akan membuat pusing tujuh keliling, dan menyita lebih banyak waktu.

Jadi saya putuskan untuk menggunakan VirtualBox kali ini. Yang saya perlukan adalah aplikasi VirtualBox terpasang pada Ubuntu, cara yang sama bisa diterapkan pada Windows atau Mac OS jika Anda ingin mencoba menggunakan Linux tanpa perlu mengancam sistem operasi asli anda.

Langkah awal adalah menjalankan VirtualBox OSE Manager, pilihlah menambah mesin virtual baru (tekan Ctrl + N), ikuti langkah selanjutnya. Saya memilih membuat sistem berbasis Linux dengan pilihan distro openSUSE. Kemudian saat menyesuaikan ruang, saya memilih kapasitas sebesar 8 GB dengan penggunaan memori RAM 1024, saya juga mengizinkan akselerasi 2D dan grafis 3D untuk diaktifkan di mesin virtual.

Memilih Spesifikasi Mesin Virtual pada VirtualBox OSE Manager

Setelan setelan usai, maka mesin saya jalankan. Untuk pertama kalinya, saya akan diminta keping instalasi openSUSE. Saya menggunakan berkas ISO yang kebetulan ada dalam koleksi Linux saya, namun sebenarnya bisa juga menggunakan DVD instalasinya, kedua sama saja, yang penting source-nya tidak bermasalah.

Jika sumber berkas instalasinya tepat, maka proses pemasangan openSUSE Linux bisa dimulai di mesin virtual. Saya memilih menggunakan dekstop KDE – karena memang ini yang ingin saya coba. Sedangkan spesifikasi yang lain tetap standar, saya tidak mengubah apapun. Proses instalasi memakan waktu sekitar 10-15 menit, waktu luang bisa digunakan untuk tetap menjalan aplikasi di Ubuntu seperti browsing Internet, atau membalas surat elektronik.

Memasang openSUSE 11.4 di dalam Ubuntu 11.04 dengan VirtualBox OSE

Pemasangan berlangsung seperti biasa, saya tidak menemukan masalah. Mungkin akan ada beberapa peringatan dari VirtualBox OSE, namun itu hanya masalah teknis, semisal apakah tetikus sedang aktif di ruang virtual atau tidak. Karena tetikus tidak bisa bekerja di dua lokasi sekaligus, demikian juga halnya dengan papan ketik.

Setelah selesai, akhirnya saya mendapatkan sebuah sistem operasi baru, openSUSE 11.4 yang bisa berjalan dengan baik di dalam Ubunti 11.04.

Tampilan Jendela openSUSE 11.4 dengan Desktop KDE

Dalam gambar di atas, saya menampilkan Dekstop KDE openSUSE 11.4 pada jendela yang standar, namun tampilan bisa dibesarkan tentu saja. Dekstop ini adalah Plasma Desktop, di mana KDE terkini hampir semuanya menampilkan desktop cantik ini. Walau dalam mesin virtual, namun saya masih tetap bisa mengakses Internet, misalnya membuka blog saya ini sendiri dengan Firefox seperti tampilan di atas. Artinya saya juga bisa memperbarui sistem.

KDE pada openSUSE 11.4 sepertinya sangat jauh berbeda dengan KDE pada pendahulunya ketika terakhir saya mencoba pada openSUSE 11.1. Semuanya terasa lebih halus dan lembut, tidak kasar dan kaku seperti dulu – mungkin karena ini sudah versi 4.x yang lama tidak saya ikuti perkembangannya.

Karena berjalan sebagai mesin virtual, maka mungkin seluruh kemampuan KDE tidak bisa dimunculkan, namun setidaknya fungsi dekstop-nya masih bisa dijangkau.

Iklan

7 tanggapan untuk “OpenSUSE 11.4 KDE via VirtualBox

  1. Latar desktop plasmanya bisa diganti warna biru nggak ya? (kayak latar dekstop Gnome 3 itu). Soalnya saya penyuka warna biru 😉

    Suka

  2. Pada kalimat pertama seharusnya penulisan openSUSE 11.4 (bukan openSUSE 11.04) :D.

    KDE versi 4.6.0 ini memang sangat cantik meski rada berat di netbook tapi saya lebih sering mematikan Desktop Effects-nya.

    Suka

    1. Mas Agung, saya sudah berusaha menghindari "tipo" begitu, tapi ada yang lolos juga ya :D, ini gara-gara keseringan pakai si Natty, begini deh jadinya. Nunggu openSUSE 12 diluncurkan saja nanti biar ndak salah ketik lagi :lol:.
      Ya, kalau buat netbook, rasanya KDE yang desktop bikin mati saja 🙂 – enaknya memang ala Meego, tapi saya belum ketemu cara pasangnya di VirtualBox yang pas, ini masih saya cari-cari :D.

      Suka

    2. Mas Agung, tumben pakai MaC OS? (pasti minjem punya teman) 😉

      Mas Cahya, di atas gambar terakhir, tertulis 'Ubunti 11.04'.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.