Melembutkan Ubuntu dengan Orta Theme

Pecinta Ubuntu Linux dengan cita tema-tema yang lembut tentunya akan menyukai Orta. Tentu saja Ortha juga berbasis GNOME karena cukup sederhana untuk digunakan, namun agak berbeda dengan tema-tema lainnya, Orta dilengkapi dengan “Orta Setting Manager” untuk mengelola tema yang satu ini, sesuai dengan fitur-fitur yang ditambahkan.

Orta memberikan kita pilihan untuk mengubah “windows gradient“, gaya tab warna gelap dan terang, expanders (kotak, panah dan lain sebagainya), mengubah warna panel, serta memiliki fitur tersendiri untuk gaya bar menu Nautilus (seperti breadcrumb dan sebagainya). Orta sanggup menampilkan tema yang menurut saya lebih lembut karena telah melalui banyak pembenahan untuk grafis GTK-nya.

Tema Orta pada Desktop Unity - Ubuntu 11.04 Natty Narwhal

Untuk mendapatkan dan memasang tema Orta pada Ubuntu, Anda bisa menggunakan kanal PPA resmi pengembangnya. Silakan buka terminal, dan berikan perintah berikut:

sudo add-apt-repository ppa:nikount/orta-desktop

sudo apt-get update

sudo apt-get install orta-theme

Jika Anda menemukan pesan galat, tidak perlu diacuhkan, lewatkan saja. Semuanya akan berjalan baik dengan pada Natty Narwhal, saya sendiri tidak ada menemukan pesan galat apapun. Mungkin karena Orta didesain untuk tampil baik bersama Faenza yang sudah saya terapkan sebelumnya. Silakan memasang Faenza untuk tampilan yang lebih baik lagi.

Kadang perubahan tidak akan tampak kecuali komputer dimulai ulang (restart) terlebih dahulu. Nah, selamat mencoba & menikmati Orta.

Iklan

10 Comments

        1. Sabar Mas Agung, ini masih nunggu budget untuk membeli HDD eksternal, menabung dulu. Nanti kalau data-data sudah bisa diamankan, saya rencananya mengganti Natty dengan Geeko Hijau :D.

          Tapi sekarang, ya menabung dulu.

          Suka

        2. Cuma komputer rakitan murah meriah kok Mas, pakai ECS G41T-M12, Intel Core 2 Duo E7500 (@2,93 GHz), RAM 4GB DDR3, HDD 500GB. Ya, bisa sih menjalankan KDE, tapi saya lebih suka GNOME yang lebih ringan dan cepat :D.

          Suka

  1. Masih pikir"pake Ubuntu sebagai OS kedua di NoteBook. apalagi tempo hari sempat dipamerin ma Admin Jaringan kami yang menggunakan dual OS di Notebook yang sama. 🙂

    Suka

    Balas

    1. Yah, kalau Linux kan gratisan, jadi kalau salah mencoba juga tidak begitu rugi 🙂 – asal data di dalam komputer diamankan dulu melalui pencadangan di luar kan.

      Suka

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.