Lelucon Menikmati Hidup

Setahu saya dia selalu bekerja dengan seksama, memberi perhatian yang luar biasa terhadap karya-karyanya. Namun ia tak begitu peduli dengan apa pendapat orang lain tentang ketekunannya ini – yang mungkin terkadang bisa dikatakan berlebihan.

Ia paling aka berkata, “Ah ini kan hanya demi sesuap nasi, secangkir cinta dan yah…, sekarung mutiara”. Ah, ya tentu saja dia menikmati hidupnya dengan lelucon seperti itu.

Toh, dia adalah berternak kerang mutiara :).

Satu respons untuk “Lelucon Menikmati Hidup

Komentar ditutup.