Habis Gelap Terbitlah Supernova

Setelah malam yang panjang mungkin kita akan berharap melihat siluet sinar pagi yang indah dan menghangatkan. Namun bagaimana jika muncul malah supernova, ledakan matahari yang juga menjadi hari akhir bagi bumi? Ah, rasanya tidak mungkin juga, karena daripada supernova, mungkin matahari kita akan lebih lucu dengan tampilan menjadi bintang katai raksasa. Tapi bukan itu yang ingin saya sampaikan.

Ini tentang faringitis yang menyebalkan, data tiba-tiba dengan tanpa peringatan. Sepertinya karena infeksi bakteri, jika karena virus pasti suhu badan sudah melesat tinggi layang-layang.

Malam terbangun karena nyeri yang mengganggu. Eh, hari kedua malah berkembang menjadi rinofaringitis, memaksa menghabiskan cadangan tisu lebih banyak.

Akhirnya dua hari ini jadi berbaring saja, bangun hanya untuk kebutuhan mendesak. Kalau ditebak-tebak, besok malah bisa berkembang jadi batuk-batuk. Arghh…, semakin dipikirkan malah semakin pusing.

Cuma menyeruput jus setiap saat, dan berharap sistem imun segera membaik. Ini seperti sehabis malam terbitlah supernova.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.