Memasang Pengaya GIMP pada openSUSE

GIMP adalah salah satu peranti lunak penyunting gambar lengkap yang bisa digunakan pada Linux, Windows dan Mac OS. Jika Anda menggunakan GIMP pada Ubuntu, di paket “synaptic” atau “Ubuntu Software Center, Anda akan menemukan kumpulan pengaya untuk GIMP yang disebut sebagai GIMP Plugin Registry yang memuat sejumlah pengaya tambahan bagi GIMP sehingga memudahkan menyunting sebuah foto – seperti membuat efek foto seperti Instagram yang saya tulis beberapa waktu lalu.

Sayangnya paket ini tidak terdapat pada openSUSE, karena bukan merupakan paket yang disediakan oleh upstream. Pun demikian, Anda tetap bisa memasang pengaya ini dengan mudah pada GIMP di openSUSE. Dan berikut adalah sedikit tips yang bisa saya bagikan untuk itu.

Pada prinsipnya, masih-masih distribusi menyediakan pengaya atau tidak – itu terserah masing-masing distro, termasuk yang Anda gunakan. Namun hampir semua pengaya GIMP bisa diakses secara daring melalui situs Gimp Plugin Registry. Anda bisa mendapatkan pengaya yang dinginkan di sana, dan mengunduhnya.

Silakan unduh salah satu, dan tempatkan pada map mana saja, bebas, setelan asali juga tidak masalah. Biasanya berkas unduhan pada openSUSE akan berada di:

~/home/namapengguna/unduh

Anda akan menemukan beberapa jenis pengaya yang diunduh, di antaranya:

  1. Tipe script, yang digunakan oleh fitur Script-Fu pada GIMP, tipe ini dikenali dengan ekstensi .scm.
  2. Ada yang bertipe aplikasi (x-executable).
  3. Ada yang bertipe python, berekstensi .py.

Ada dua tempat menyalin berkas di map GIMP secara umum, pertama tipe script disalin ke map ~/script, sedangkan tipe aplikasi dan python disalin ke map ~/plug-ins.

Berkas-berkas tersebut setelah diunduh sebenarnya tinggal dipindahkan saja ke map (folder) GIMP. Sekarang tergantung bagaimana akan digunakan, jika ingin digunakan bersama-sama (untuk beberapa pengguna openSUSE), maka (misal berkas script) akan disalin ke map:

~/usr/share/gimp/2.x/scripts

Sedangkan jika digunakan hanya oleh pengguna tertentu, maka disalin ke map:

~/home/namapengguna/.gimp-2.x/scripts

(Untuk yang harus disalin ke map plug-ins, silakan disalin ke ~/plug-ins).

Menyalin bisa digunakan beberapa metode. Namun apapun metodenya, sebaiknya berada di bawah kuasa super user. Saya sendiri dengan menggunakan desktop GNOME lebih suka menyalin dengan menggunakan Nautilus yang dijalankan dengan perintah:

sudo gnomesu nautilus

Sisanya tinggal salin dan tempel seperti biasa di jendela antarmuka Nautilus. Namun jangan lupa, untuk berkas python harus dijadikan berkas yang dapat dieksekusi (dijalankan) dengan perintah:

chmod +x namaberkas.py

Tidak perlu repot mencari lagi direktori lokasi berkas phyton secara manual, cukup buka map ~/plug-ins yang sudah berisi berkas tempelen tadi (yang sudah memang terbuka saat Anda menyalin berkas ke sana), lalu klik kanan di sembarang tempat pada ruang kosong Nautilus dan pilih “Open in Terminal” – dan tinggal gunakan perintah di atas.

Perbedaannya antara Script-Fu dan Phyton biasanya terletak di mana lokasi fitur baru dari pengaya yang ditambahkan tersebut akan diakses. Prinsip ini akan mirip jika digunaka pada distro Linux lainnya.

Anda bisa mengunduh beberapa pengaya populer di: http://registry.gimp.org/popular – dan selamat mencoba.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s