Bagaimana Dapat Kukelabui Dia?

Pikiran berkata, “Akan kukelabui dia dengan kata-kata“. Cinta berkata, “Diamlah! Aku tipu dia dengan hati dan jiwa.”

Jiwa berkata kepada hati, “Pergilah! Jangan buat aku tertawa. Segala sesuatu miliknya. Jadi bagaimana aku bisa menipunya dengan apa saja?”

Ia bukan seseorang yang terjatuh ke dalam pikiran dan berharap dapat melupakan dirinya, karenanya aku akan mengalihkan perhatiannya dengan anggur dan gelas besar.”

Panah pandangnya tak memerlukan sebuah busur dariku sehingga dapat mengenai sasaran. Ia laksana rumah yang melirikkan para bidadari dengan ornamennya. Di mana bisa kutemukan tempat yang lebih baik untuk memesonanya?

Ia tak memerlukan kuda. Ia terbang tanpa sayap.

Ia makan dan minum cahaya ilahi. Bagaimana bisa kusuap dia dengan sepotong roti?

Ia adalah saudagar dari semesta alam, tetapi ia tak membeli pun menjual apa-apa. Bagaimana dapat aku mengelabuinya dengan laba dan rugi?

Tak ada yang dapat tersembunyi daripadanya. Bagaimana dapat aku berpura-pura sakit dengan mengeluh, “aduh… aduh…“. Bagaimana dapat aku mengelabuinya?

Aku bisa ikat kepalaku dengan bando berbasah anggur – bando basah oleh anggur. Aku berteriak, “Aku sekarat!” Aku tak bisa mendapat perhatian dan belas-kasihnya.

Ia tahu semua tentang diriku, helai demi helai rambutku. Apa yang ia tak ketahui yang dapat kugunakan untuk menipunya?

Ia tak mencari ketenaran atau penyair yang memujinya sedemikian hingga aku dapat mengelabuinya dengan puisi, ghazal, dan sajak-sajak.

Shams dari Tabriz adalah pilihannya, kekasihnya. Mungkin aku bisa pengaruhi dia dengan itu.

 

Diadaptasi dari: Rubaiyat Terlarang Rumi – Nyanyian untuk Shams, Nyanyian untuk Tuhan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.