Di Bawah Sayap

Ketika kehidupan di mulai, maka keajaiban akan mulai terjalin dengan sendirinya. Ada banyak hal yang tidak banyak lagi kita saksikan sebagaimana peradaban kita sebelumnya. Jika kita tinggal di mana sentuhan alam masih jamak menjadi pilar-pilar kehidupan masyarakat, maka harmoni keajaiban adalah siluet indah yang bisa kita saksikan setiap saat.

Misalnya saja ketika celoteh pertama anak ayam yang baru saja keluar dari balutan cangkang telurnya, apa yang ditemukan di situ tidak akan tergantikan ke dalam sebentuk kata-kata.

Ketika kesibukan kehidupan perkotaan menyita waktu saya, misalnya, maka saya mungkin hanya akan menemukan mereka sudah terhidang lezat di atas piring saji – tidak pernah berpikir dari mana semua itu berasal.

Hen and Chicken
Ketika senja mulai meredup, anak-anak ayam akan mulai mencari kehangatan di bawah sayap sang induk.

Saya kira juga hal yang sama terjadi pada anak-anak ayam yang tak pernah melihat induknya sedari tetasannya. Mereka di tetaskan di bawah penghangat buatan, untuk segera dipindahkan dalam kelompok besar menuju peternakan modern, dijejali pakan hingga mereka cukup gemuk dan alot untuk disantap.

Hubungan setiap kehidupan, antara generasi sebelumnya, antara sesama bentuk kehidupan lainnya – sering kali bentuk keajaiban kecil ini terlupakan ketika saya tidak melihatnya lagi dalam hiruk pikuk dunia modern.

Iklan

9 tanggapan untuk “Di Bawah Sayap

  1. iya betul juga… saya waktu kecil suka sekali ternak ayam kampung seperti ini.. setelah baca ini kok jadi tersentuh dan sedih. gimana hubungan anak ayam dengan Ibunya jika sudah dipisahkan sejak kecil…

    Suka

  2. Aktivitas yang padat juga membuat kita lupa akan hal-hal kecil yang menghadirkan kesenangan untuk kita. Seperti halnya kita lupa untuk bersyukur atas kebaikan-kebaikan kecil yang kita terima karena tertutup dengan target dan ambisi besar yang kita kejar.

    Suka

    1. Segala sesuatu memiliki dua sisi yang berbeda. Kesibukan dan ambisi bisa membawa banyak hal positif, namun juga bisa mengundang hal negatif pada kehidupan. Saya rasa di sinilah keunikan manusia sehingga dapat menjadi bijaksana dalam berkehidupan.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s