Menjadi Tua

Pencil_sketch_1345455753426_he

Pikiranku tergeletak di antara garis-garis keriput yang semakin bertambah. Tak ada kata melebihi ucapan terima kasih karena telah tiba pada titik ini. Ah, rasanya aku bisa melihat senja berkilauan di depan sana.

Ini bukan letih, hanya gairah yang belum menemukan celah untuk meletupkan asanya ke permukaan.

Dan mungkin sudah waktunya aku menerima genggaman tangan seseorang untuk berjalan berdampingan, hingga berpisah mesra di penghujung senja.

Ketika perasaan ini tiba, aku tahu bahwa aku telah menjadi tua.

Iklan

2 tanggapan untuk “Menjadi Tua

  1. saya tahu saya sudah tahu ketika bertemu dengan anak yang saya tau persis masa bocahnya dan tau2 udah nggendong anak aja gitu lho. wlo tu anak nikah muda, tetap aja berasa tuanya hehehe iya tuh, sedep loh klo ada yang seseorang itu 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s