Software Bajakan itu Masih Mudah Didapatkan

Pasca meningkatkan versi avast! ke Internet Security, saya kini bisa agak bebas berjalan-jalan di dunia maya. Setelan keamanan penuh ibaratnya pakai monster car di jalanan, bahkan bisa keluar masuk area-area yang sebelumnya berisiko tinggi serangan peranti lunak jahat. Tentu saja ini dilakukan secara hati-hati.

Saya mengunjungi sebuah situs (terlarang) di mana peranti lunak bajakan (tentu saja ilegal) ditebar begitu saja untuk dibagi-bagikan. Tapi bukan berarti tidak ada yang asli di sana, tetap ada genuine software hanya saja pengaktifannya sering kali menggunakan metode ilegal menjadikannya sebagai software bajakan.

Rupanya yang masih banyak dicari oleh para pengguna software bajakan masih tetap sama dari dulu, jika bukan Microsoft Windows bajakan ya tentunya Microsoft Office bajakan untuk sistem operasi keluaran Microsoft, ada banyak video game yang mungkin laris manis termasuk Angry Bird versi bajakan.

Tentu saja ada banyak juga aplikasi bajakan untuk ponsel cerdas iOS yang didominasi oleh aplikasi GPS – yang saya tidak tahu apakah ada hubungannya dengan aplikasi Apple Maps yang mengecewakan itu; sementara aplikasi untuk Android yang banyak dicari adalah game, office suite dan wallpaper.

Ms Office 2010 Crack.
Microsoft Office 2010 Toolkit 2.0 – salah satu aplikasi mungil untuk mengaktifkan lisensi Microsoft Office 2010 secara ilegal. Dikatakan bisa untuk mengaktifkan pelbagai versi dari peranti lunak tersebut. Aplikasi ini bisa diunduh secara bebas, tinggal mengunduh Office 2010 versi uji coba dari situs resmi Microsoft, lalu menjadikannya versi penuh dengan aplikasi peretas ini.

Microsoft mungkin menawarkan Office Starter Pack yang gratis, atau Windows Starter Pack yang murah. Namun pertanyaannya, siapa yang rela menggunakannya? Banyak keluhan karena minimnya fitur yang ditawarkan, bahkan sistem operasi Linux bisa berbuat jauh lebih banyak dan lebih kaya fitur.

Namun jika membeli versi yang lebih lengkap, ternyata harganya tidak murah – apalagi mungkin budaya membeli software asli di negara kita kurang begitu merakyat. Di mana kebanyakan pengguna komputer lebih sering memasang ulang sistem operasinya karena rusak baik akibat virus komputer ataupun karena gagal melek teknologi komputer. Namun jangan khawatir, yang seperti ini tidak hanya terjadi di negara kita.

Permasalahannya, software asli berharga mahal, dan paling sering dijadikan acuan. Mulai dari ujian anak sekolah, ujian CPNS, hingga penerimaan pegawai perusahaan swasta dan pemerintah, acuannya adalah proprietary software yang dalam catatan bisa membuat bangkrut keuangan seseorang. Maka selama tidak ada dukungan nyata dari negara untuk membanting stir menuju kemandirian peranti lunak yang berbasis perangkat lunak bersumber kode terbuka yang bisa diakses semua kalangan dengan biaya terjangkau, maka selama itu halauan pembajakan akan mengakar di persada nusantara.

Sebagaimana hukum ekonomi, maka di mana ada permintaan di sana ada penawaran. Dan ketika penawaran memenuhi aspek permintaan maka dia akan tumbuh subur.

Saya tidak akan mengatakan proprietary software buruk, mereka telah membuat sebuah standar tersendiri yang mengambil hati banyak kalangan. Bahkan ketika open source semakin menguasai pasar, produk proprietary telah memiliki tempatnya tersendiri – meskipun di negeri ini sebagian besar dalam wujud software bajakan.

Akankah negara bergerak menghambat pembajakan di negeri ini? Saya tidak bisa mengatakannya, namun saya jelas meragukannya. Saya masih ingat ketika negara melalui kementerian Kominfo mengultimatum RIM untuk menutup akses konten pornografi di Indonesia melalui produk BlackBerry, dan ketika RIM sudah mengerjakan itu, justru tampaknya penyedia jasa akses Internet lokal justru tidak melakukan hal yang sama. Kita gagal di negeri kita sendiri.

Bagi Anda yang belum siap beralih ke sistem yang serba legal, maka jangan khawatir, tampaknya pembajakan masih akan cukup marak di negeri ini dan mudah diakses – karena negara memberikan jalur untuk itu. Di beberapa tempat bahkan pembajakan masih dibenarkan dengan alasan kemanusiaan, semisalnya untuk pendidikan; itu seperti seorang guru yang mengajarkan muridnya mencuri dan mencopet karena mereka kelaparan dan malas mengeluarkan uang jajan mereka sendiri. Dan jika Anda tidak bisa mencopet atau menolak, pada akhirnya sekolah tidak akan meluluskan Anda! Jika itu sampai terjadi, maka tidak akan ada yang menyalahkan Anda untuk mencopet, kecuali nurani Anda sendiri.

Jadi jangan khawatir, di negeri yang penuh dagelan ini, apapun bisa terjadi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s