Setelah Nokia, Beralih ke Mana?

Apa Anda pengguna Nokia, dan kini perusahaan tersebut telah diambil alih oleh Microsoft – dan mungkin dalam waktu dekat, Nokia akan lenyap dari muka bumi.  Disayangkan memang, tapi inilah pasar bebas yang konon diusung oleh peradaban modern, di mana sebuah perusahaan yang dirintis dengan demikian panjang bisa runtuh dalam sekejap. Jika Anda penggemar Nokia, mungkin akan mulai berburu koleksi ponsel-ponsel lawasnya untuk kenangan. Atau Anda beralih ke Microsoft’s Gadget?

Lawakan Nokia Microsoft
Lawakan Linux.com tentang Kuda Troya Microsoft di dalam Nokia.

Tapi di balik cerita sedih Nokia yang “gugur”, benih-benih baru bermunculan. Jujur saja mengikuti perkembangannya yang pelan tapi pasti rasanya akan ramai lagi.

Saat pertama kali muncul dulu, apa yang dibangun oleh bekas karyawan Nokia yang tergusur demi ambisi Microsoft membangun ulang mimpi mereka melalui Jolla dan Sailfish OS yang saya punya kesan bisa menandingi keunggulan Android di masa depan. Sailfish OS membuat bahkan BlackBerry OS 10 yang sering saya lihat demonya tampak sebagai teknologi usang.

Hanya saja, Jolla mungkin tidak akan hadir di Indonesia (dalam waktu dekat), tidak juga hadir dalam harga yang terjangkau seperti Android. Dia mungkin akan menjadi ikon gadget kelas atas dengan ala iPhone dengan iOS-nya. Bedanya, iPhone adalah kekuatan raksasa korporasi Apple, sedangkan Jolla adalah benih yang baru mencuat.

Jika Anda tidak begitu cocok menggunakan iOS, Android atau bahkan BlackBerry OS. Maka Sailfish OS adalah pilihan baik yang mendambakan sesuatu yang segar, elegan dan terkesan elit.

Sisi lain tentu saja ada usaha yang masih belum kandas dari Cannonical untuk mengembangkan Ubuntu Touch yang diversi terbaru mereka didemokan dengan sangat intuitif.

Namun berbeda dari Sailfish OS yang bisa mencomot langsung aplikasi Android tanpa perlu diubah, maka Ubuntu Touch sampai saat ini belum terlihat banyak pengembang yang berminat. Dalam artian aplikasi populer mungkin tidak langsung tersedia. Apakah mereka juga akan berakhir seperti Windows Phone? Entahlah.

Dan yang terakhir adalah Tizen yang dikembangkan oleh Linux Foundation, mungkin ini yang tampak paling sederhana. Semoga ke depannya akan memberikan banyak kejutan, karena sampai saat ini, selain Samsung yang tertarik untuk memproduksinya, sepertinya belum ada perusahaan besar lain yang tertarik.

Dan setelah era Nokia berakhir (walau masih belum), saat ini memang hanya ada Android, iOS, dan Windows Phone yang banyak beredar. Sedangkan BlackBerry juga tidak tentu masa depannya. Saya tidak yakin orang masih ingin membeli ponsel ini di masa perusahaan BlackBerry mengalami kemunduran dan kerugian yang tidak sedikit.

Iklan

2 thoughts on “Setelah Nokia, Beralih ke Mana?

  1. setau saya, microsoft hanya mengakusisi bisnis hp nokianya. jadi perusahaan nokianya masih ada (kasusnya gk beda jauh sama lenovo yg mengakusisi bisnis pcnya ibm). dulu ada kabar bahwa samsung akan mengeluarkan smartphone tizen sekitar bulan september-oktober, tapi katanya tertunda hingga tahun 2014. yang saya harapkan, ketiga os tersebut bisa bersanding di smartphone low end seperti android. karena saya gk bakal mampu beli jika harganya mahal, hahaha 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s