MCDE – Linux dalam Seni Klasik

MCDE atau Makululinux Cinnamon Debian edition, baru saja dirilis. Walau belum mencoba, saya bisa merasakan distribusi ini memiliki daya pikat sendiri. Berbasis Debian dan menggunakan cita rasa Cinnamon, membuat kesan Windows klasik meresap di sini. Bagi yang sedang beralih dari Windows ke Linux, distribusi ini bisa dicoba dipilih.

Tampilan Cinnamon Makullu Linux. Sumber: situs resmi Makulul Linux.

Beberapa pertimbangan memilih Makulu Linux misalnya:

  1. Cinnamon selalu menyenangkan untuk digunakan.
  2. Pilihan tampilan yang baik dan sudah dicoba sendiri oleh yang membuat.
  3. Stabil dan berbasis debian (bagi penggemar debian).
  4. Sistem pembaruan sudah terpasang.
  5. Mendukung WINE dan STEAM Linux.
  6. Kingsoft (WPS) Office sudah terpasang.
  7. Codecs juga sudah terpasang.

Alasan itu sudah memberikan seseorang untuk melihat bahwa distro ini sudah siap pakai. Tinggal apakah ada kesuaian selera atau tidak. Pun demikian ada beberapa hal yang saya pribadi mungkin akan berpikir sebelum mencoba distribusi ini, misalnya Cinnamon tidak begitu ramah diperlakukan oleh upstream, sehingga kadang jika nekat mencari sesuatu yang bleeding egde, akan sering tersangkut di sana-sini. Setidaknya demikian pengalaman saya menggunakan cinnamon dari Mint dulu.

Iklan

4 tanggapan untuk “MCDE – Linux dalam Seni Klasik

  1. salah satu alasan mengapa saya sekarang menjauhi cinnamon adalah karena masih resource hog … memakan resource cpu komputer cupu saya hingga 20% ketika idle … sangat jauh dibandingkan dengan KDE yg katanya DE yg berat … padahal saya suka sekali dengan segala fasilitas modern yg diberikan … semoga pengembang cepat mematangkan cinnamon

    Suka

    1. Cinnamon lumayan cepat kok pengembangnya. Dulu sempat dihentikan porting ke openSUSE karena beberapa masalah, tapi sekarang sudah bisa lagi.

      Kalau belum jadi tambahan DE default di openSUSE, berarti belum cukup stabil secara keseluruhan. (Ngasal ???? ).

      Suka

        1. Kalau utama bukan utama Mas menurut saya, tapi default. Maksudnya yang ada di pilihan saat memasang DVD instalasinya. Dulu LXDE kan belum ada, tapi setelah pengembangan bagus, sekarang sudah ditambahkan.

          Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s