Mencoba Desktop MATE pada openSUSE 13.2

Kali ini saya mencoba mencicipi desktop MATE pada openSUSE 13.2 Harlequin. Bisa dikatakan MATE adalah satu-satunya yang masih memiliki cita rasa kental GNOME 2 pada openSUSE lawas. Hanya saja, saya memang tidak mengikuti perkembangan MATE sejak dulu. Namun ketika membaca tentang memasang MATE pada openSUSE 13.2 via ICEWM, maka saya mencoba memasangnya dari desktop Xfce yang sebelumnya saya pasang via ncurses. Hanya saja kali ini “korban”nya adalah komputer lain di kantor.

Kami memiliki komputer, tidak terlalu tua, dengan Intel Dual Core 1,60 GHz, RAM sekitar 1 GB, dan HDD 120-150 GB (saya tidak yakin, malas melihat). Sebelumnya sudah ada dual-boot antara Windows XP SP2 dan Linux Mint 17 Qiana Xfce (yang saya tambahkan setelah XP rusak entah kenapa, dan Cinnamon pecah belah). Tentu saja pemasangan openSUSE berjalan dengan lancar menggunakan Xfce, tapi kemudian saya berpikir, karena pengguna sebelumnya menggunakan Windows XP, maka tentunya tidak akan familier dengan wajah Xfce; kecuali mereka sebelumnya menggunakan Windows 98. Maka MATE adalah pilihan yang baik.

Cara yang saya pilih memasang MATE setelah desktop awal, dalam hal ini Xfce, adalah dengan perintah:

zypper in gnome-main-menu mate-backgrounds mate-control-center mate-dialogs caja mate-icon-theme mate-notification-daemon mate-polkit marco mate-session-manager mate-settings-daemon mate-desktop mate-panel caja-image-converter caja-open-terminal caja-sendto caja-share dconf-editor mate-dictionary mate-disk-usage-analyzer mate-icon-theme-faenza mate-netspeed mate-screenshot mate-search-tool mate-sensors-applet mate-system-log mate-user-share mozo python-caja atril engrampa eom gucharmap mate-applets mate-calc mate-power-manager mate-media mate-screensaver mate-system-monitor mate-terminal mate-themes mate-menus atril-caja caja-engrampa marco-themes mate-common mate-icon-theme-faenza-dark mate-icon-theme-faenza-gray mate-indicator-applet patterns-openSUSE-mate_basis pluma

Lalu setelahnya, masuk ke YaST:

  1. System–>/etc/sysconfig Editor.
  2. Desktop–>Window Manager–>DEFAULT_WM dan tambahkan mate-session

Silakan lihat cara di halama rujukan di paragraf awal, disertai dengan gambar. Jika ICEWM, maka biasanya ditambah dengan memasang lightdm, namun karena Xfce sudah membawa lightdm, maka layar masuk ini tidak perlu ditambahkan lagi.

MATE openSUSE 13.2
Tampilan Desktop MATE pada openSUSE 13.2 setelah beberapa tweaking. Aslinya tentu tidak tampil gelap seperti gambar ini.

Setelah saya coba beberapa saat. Maka saya merasa seharusnya desktop ini tidak sulit digunakan oleh mereka yang beralih dari Windows XP ke Linux. Dan jika ternyata mereka kesulitan, maka sebenarnya menggunakan Windows pun mereka juga menemukan kesulitan yang serupa, atau bahasa kerennya “gaptek“.

Jendelanya memang belum sempurna, ada sejumlah glitch di sana sini, namun secara garis besar, hal tersebut tidak bermasalah menurut saya. Untuk Caja, saya kurang suka, mungkin karena lama berteman dengan Nautilus atau Dolphin, bahkan Thunar sendiri belum membuat saya merasa nyaman. Saya belum sempat mengeksplorasi lebih jauh lagi, karena saya hanya kebetulan sedang ingin menyiapkan komputer ini, dari yang tadinya teronggok karena kerusakan sistem operasi.

Iklan

2 tanggapan untuk “Mencoba Desktop MATE pada openSUSE 13.2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s