Tixati – klien P2P Multiplatform

Suka mengunduh berkas torrent (P2P), apa yang biasanya Anda gunakan? Dulu saya biasanya menggunakan ?torrent, oleh karena kemudahan penggunaan, berkas yang kecil, dan pembaruan yang terjamin, serta tentu saja gratis pada sistem operasi Windows ®. Tapi belakangan ini, aplikasi tersebut dibubuhi dengan adware seperti iklan perjudian dan kasino daring yang tidak saya suka. Sehingga saya pun mencari aplikasi sistem P2P alternatif selain ?torrent.

Setelah sejumlah “petualangan”, pilihan tersebut jatuh pada Tixati. Pengembangnya menjamin 100% gratis, yang merupakan klien bittorent yang mudah dan sederhana untuk digunakan.

Tentu saja pertimbangan di dalamnya juga termasuk kemampuan menggunakan sejumlah tautan magnet yang biasanya banyak digunakan.

Tixati
Pratampil jendela aplikasi Tixati. Sumber: tixati.com

Tixati menyediakan versi 32-bit dan 64-bit untuk Windows. Sedangkan untuk Linux, asalkan memiliki dukungan GTK+ 2 bisa digunakan. Saya sendiri untuk Linux sementara menggunakan sistem bawaan saja sudah nyaman. Sehingga Tixati saat ini digunakan pada Windows.

Anda mungkin tidak suka tampilannya yang terlihat kuno, tapi dengan tampilan yang sederhana itu justru semua informasi penting bisa disediakan tanpa memerlukan Java atau NET saat memasangnya. Jika Anda ingin mencoba menggunakan Tixati, silakan langsung mengunduh ke situsnya.

Iklan

8 thoughts on “Tixati – klien P2P Multiplatform

      1. bukannya emang sudah lama begitu (walau belom tau juga seberapa banyak sekarang) … tapi tetap saya selalu menggunakan uTorrent karena bener-bener life saver LOL … pernah saya donlot torrent di android dan tertera 100% … berhubung banyak file dan saya pikir sudah selesai, saya buka dan ternyata error… pas saya pindahkan ke windows dan di scan menggunakan utorrent ternyata belom 100% dan Utorrent melanjutkannya! mantab deh pokoknya utorrent …ada plus minus lah … kayak transmission yg emang light dan selain di linux ada di mac OSX. Kirain saya bisa saya lanjutin donlot dari Mac ke Linux .. ternyata tidak bisa 😦 … begitu pun dari Linux KDE qTransmission ke GNOME Tranmission … tidak kompatibel … kalau utorrent walau beda aplikasi torrent bisa melanjutkan file torrent yang belom selesai.

        Suka

        1. Biasanya beda protokol Mas. Saya kurang tahu apa bedanya. Kadang magnet link – nya bisa hilang saat dipindahkan. CMIIW.

          Tapi ya transmission juga dah bagus kok kalau ndak pindah hati ????.
          Pada tanggal 18 Apr 2015 17.21, “Disqus” menulis:

          Suka

        2. magnetic link emang bisa hilang, itu mah gampang tinggal di cari di tempat asal donlot … tapi setelah ada torrent file dan tidak bisa resume itu lain cerita. sepertinya ini “bug” Transmission … sayang sekali … karena setelah saya coba pindahin file torrent belom selesai dari ubuntu (GNOME) ke laptop saya yg juga GNOME … tetep mendonload dari awal lagi -__-” … yah semoga jadi bahan pertimbangan juga untuk transmission … karena kayaknya harus merequest ke developernya, berhubung transmission jarang diupdate kalau engga ada major bug LOL

          Suka

        3. Ya sudah, pakai Tixati saja Mas. Kan bisa dipakai di Linux, Mac dan Windows ????
          Pada tanggal 19 Apr 2015 09.41, “Disqus” menulis:

          Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s